8 Januari 2013

Manfaat di Balik Kelezatan Kopi Panas

Minum secangkir kopi di pagi dan sore hari di sela-sela waktu santai akan terasa nikmat sekali bagi sebagian orang, apalagi jika dibarengi dengan camilan yang enak.

Namun, di balik kelezatannya dan banyak orang yang beranggapan minum kopi 'berbahaya', minuman pekat penghilang stres ini ternyata banyak bermanfaat bagi kesehatan. Apa saja?

Menurunkan risiko kanker payudara
Menjelang masa menopause, wanita yang mengonsumsi 4 cangkir kopi sehari mengalami penurunan risiko kanker payudara sebesar 38 persen, demikian menurut sebuah studi yang dipublikasikan di The Journal of Nutrition.

Kopi melepaskan phytoestrogen dan flavonoid yang dapat menahan pertumbuhan tumor. Namun konsumsi kurang dari 4 cangkir tidak akan mendapatkan manfaat ini.

Melindungi kulit
Konsumsi 2-5 cangkir kopi setiap hari dapat membantu menurunkan risiko kanker kulit nonmelanoma hingga 17 persen. Kafein dapat memacu kulit untuk membunuh sel-sel prakanker, dan juga menghentikan pertumbuhan tumor.

Melindungi gigi
Kopi yang mengandung kaein memiliki kemampuan antibakteri dan antilengket, sehingga dapat menjaga bakteri penyebab lubang menggerogoti lapisan gigi.

Minum kopi secangkir setiap hari terbukti dapat mencegah risiko kanker mulut hingga separuhnya. Senyawa yang ditemukan di dalam kopi juga dapat membatasi pertumbuhan sel kanker dan kerusakan DNA.

Membantu proses pembakaran lemak
Para peneliti dari Australian Institute of Sport, seperti disebutkan dalam Good Health, menemukan bahwa satu cangkir kopi dapat memicu otot untuk menggunakan lemak sebagai sumber energi, ketimbang karbohidrat.

Fakta lain, menurut Dr. Michael Colgan, penulis Optimum Sports Nutrition, seperti dirilis Live Strong, pembakaran lemak dapat meningkat hingga 100 persen bila mengonsumsi kafein sebelum olahraga.

Mencegah diabetes
Orang yang mengonsumsi 3-4 cangkir kopi reguler atau kopi decaf (dengan kadar kafein yang dikurangi) akan menurunkan risiko mengembangkan diabetes tipe II hingga 30 persen. Asam klorogenik dapat membantu mencegah resistensi insulin, yang merupakan pertanda adanya penyakit ini.

Meningkatkan kekuatan otak
Minum kopi secara teratur juga dapat membantu mengurangi risiko demensia dan Alzheimer, sama halnya seperti Parkinson. Antioksidan yang terkandung di dalam kopi menangkal kerusakan sel otak dan membantu jaringan saraf untuk bekerja lebih maksimal sehingga otak bekerja lebih baik.

Melindungi jantung dan mencegah stroke
Kopi memiliki kandungan antioksidan yang tinggi yang dapat membantu menahan efek buruk peradangan pada arteri. Dan para peminum kopi hitam sebanyak 1-2 gelas perhari memiliki risiko stroke yang lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi.

Mencegah penyakit saraf
Peminum kopi berkafein cenderung tidak akan mengembangkan penyakit Alzheimer dan Parkinson. Kandungan antioksidan di dalam kopi akan mencegah kerusakan sel yang dihubungkan dengan Parkinson. Sedangkan kafein akan menghambat peradangan di dalam otak, yang kerap dikaitkan dengan Alzheimer.

Menjaga kesehatan hati
Berdasarkan pada satu analisa dari sembilan buah penelitian menemukan bahwa kopi bisa menurunkan risiko kanker hati sebanyak 43%.

Membuat daya tahan lebih baik
Para peneliti juga menjumpai bahwa pesepeda yang dibolehkan menyesap kopi saat sedang mengayuh sepeda, mampu berjalan lebih jauh ketimbang yang hanya minum air. Penelitian dari Inggris menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan daya tahan dan kekuatan otot kaki.

0 comments:

Posting Komentar