24 Agustus 2012

Tips Memberi Stimulasi Anak di Masa Golden Age

 
Masa emas (Golden Age) adalah masa-masa dimana kemampuan otak anak untuk menyerap informasi sangat tinggi. Apapun informasi yang diberikan akan berdampak bagi si anak di kemuadian hari. Walaupun beberapa pakar menyebutkan sedikit perbedaan tentang rentang waktu masa golden age, yaitu 0-2 th, 0-3 th, 0-5 th atau 0-8 th, namun semuanya sepakat bahwa awal-awal tahun pertama kehidupan anak adalah masa-masa emas mereka. Oleh karena itu masa Golden Age sering pula dikenal dengan “masa-masa penting anak yang tidak bisa diulang”. Di masa-masa inilah, peran orang tua dituntut untuk bisa mendidik dan mengoptimalkan kecerdasan anak baik secara intelektual, emosional dan spriritual. Berikut ini adalah tips dalam memberikan stimulasi/rangsangan anak pada masa golden age guna mengoptimalkan kecerdasan mereka:

1. Stimulasi yang Anda berikan bisa berupa pengalaman di alam terbuka.  
Untuk anak-anak pengamatan mereka akan alam sangat detil. Anak-anak biasanya akan belajar banyak dengan hanya mengamati. Orang tua bisa bercerita tetang alam dan binatang. Jawablah pertanyaan anak dengan bahasa mereka yang sederhana. Dan lebih banyak ajukan pertanyaan untuk menggugah rasa ingin tahu anak.

2. Anak juga belajar dengan mengamati dan meniru Anda. 
 Maka sebagai orang tua Anda bisa menstimulasi mereka dengan menjadi teladan anak. Kalau Anda senang membaca, kemungkinan besar anak pun akan demikian.

3. Jangan berikan target, tetapi hargailah anak atas usahanya.  
Kalau anak diberi standar-standar harus bisa membaca pada usia sekian, anak harus pandai membaca, mkaa anak akan mati-matian menyenangkan orang tuanya walaupun hati mereka tidak bahagia.

4. Pujilah mereka atas usahanya.  
Berikan mereka reward atas usaha yang telah mereka berikan dengan hal yang bermanfaat, misalnya dengan mengajak mereka jalan-jalan ke toko buku, taman pintar, water boom dan lain-lain.

5. Berikan mainan yang bermanfaat bagi perkembangan keterampilan anak seusia mereka.  
Berilah mereka kasih sayang dan rasa aman sehingga mereka pun akan sanggup memberi kasih sayang pada sesamanya. Di masa golden age, jika peran orang tua membahagiakan dalam kehidupan mereka, memori ini akan terkenang selamanya dan membawa pengaruh positif di kehidupan dewasa mereka kelak.

Sumber :
http://tipsanda.com/2009/02/07/tips-memberi-stimulasi-anak-di-masa-golden-age/

Read more »

22 Agustus 2012

Tips Terbaik Mendidik Anak Mahir Berbahasa Asing

Di jaman yang makin berkembang ini, bahasa inggris sudah merupakan salah satu bahasa wajib yang harus dikuasai oleh siapapun -walaupun penguasaan lebih dari satu bahasa asing tentunya akan lebih baik, seperti bahasa prancis, jepang dan mandarin. Banyak orang tua yang kurang memperdulikan kemampuan berbahasa inggris anak mereka, sehingga sang anak sering mengalami kesulitan dalam berkomunikasi menggunakan bahasa asing tersebut. Cobalah untuk memulainya sejak dini, karena anak sejak kecil memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap hal-hal baru. Namun, bila ternyata sudah terlambat, anak Anda sudah masuk usia remaja, jangan khawatir, peran Anda sebagai orang tua mereka masih dibutuhkan untuk membantu mereka memperlancar kemampuan berbahasa inggris. Selain itu, mendaftarkan anak ke tempat kursus bahasa inggris yang tepat dan berkompeten juga sangat berpengarus bagi kemahiran anak Anda lebih cepat belajar. 
Berikut ini adalah Tips Terbaik Mendidik Anak Berbahasa Asing :

1. Jangan Mengandalkan Kurikulum Sekolah. 
Setiap sekolah mengajarkan mata pelajaran bahasa inggris bagi murid-muridnya.Bahkan kini, sejak sekolah dasar, para murid sudah mendapatkan pelajaran ini. Namun, jangan menyerahkan semuanya pada guru sekolah. Mata pelajaran bahasa inggris di sekolah biasanya mengajarkan hal-hal dasar, dan kurang pelajaran praktik. Mengikutkan anak Anda pada kursus bahasa inggris akan mendidik mereka untuk lebih detil lagi tentang bahasa ini, tak hanya percakapan, namun juga menambah vocabulary mereka.
 
2. Pilihlah Guru Yang Terbaik. 
Banyak guru bahasa inggris menawarkan jasa melatih bahasa inggris, baik untuk anak maupun dewasa. Namun bila ingin mendapatkan hasil yang terbaik untuk Anda, pilih guru bahasa inggris yang terbaik pula. Akan lebih baik lagi apabila, pengajarnya adalah pengajar asing (native speaker), hal ini akan membiasakan mereka berkomunikasi dengan orang luar negeri dengan logat asli mereka.

3. Buat Belajar Lebih Menyenangkan. 
Anak yang sudah beranjak dewasa biasanya mudah bosan dalam mempelajari hal baru, termasuk bwlajar bahasa keduanya. Jadi, Anda harus bisa membuat suasana belajar tersebut menjadi lebih menyenangkan. Kini, banyak lembaga bahasa inggris yang menawarkan berbagai program menarik bagi calon siswa siswinya. Salah satu sekolah Bahasa Inggris terbaik di dunia yang hadir di Indonesia adalah Wall Street Institute.

4. Bantu Di Rumah. 
Bila Anda ingin keluarga Anda lancar berbahasa inggris, maka biasakanlah bercakap-cakap dengan keluarga Anda di rumah menggunakan bahasa ini sebagai selingan. Tak perlu mengubah bahasa sehari-hari Anda, namun cukup beberapa ungkapan-ungkapan atau kalimat-kalimat dalam bahasa inggris yang menurut Anda menarik perhatian mereka. Dengan begitu mereka akan mendengarkan lebih cermat dan memahami artinya, sehingga terbiasa menggunakannya di kemudian hari.

5. Jangan Lupa Akar.  
Kebanyakan remaja yang telah mahir berbahasa inggris sering melupakan bahasa asal mereka-dalam hal ini bahasa Indonesia. Ini adalah kesalahan kebanyakan orang tua. Anda sebagai orang tua wajib mengingatkan anak Anda bahwa Anda tidak boleh meninggalkan bahasa negara mereka. Jika anak Anda telah mahis berbahasa inggris, kebiasaan mendidik mereka berbahas inggris di rumah harus dihilangkan, dan gantilah dengan komunikasi dengan bahasa Indonesia. Lalu, perhatikan bacaan yang mereka baca, seperti majalah atau koran. 

Sumber :
http://tipsanda.com/2009/06/21/tips-terbaik-mendidik-anak-mahir-berbahasa-asing/


Read more »

Tips Cerdas Mengajarkan Anak Dua Bahasa

 
Umur berapa sebaiknya mulai mengajarkan bahasa inggris kepada anak? Apabila ada 2 bahasa yang diajarkan, apakah dapat menghambat perkembangan bicaranya? Beberapa pertanyaan tersebut seringkali muncul dari orang tua yang berkeinginan (membekali) anaknya dapat lebih dini mengenal bahasa Inggris.
Perangsangan bahasa inggris atau bahasa asing lainnya dapat dilakukan sejak dini. Karena dalam 3 tahun pertama kehidupan manusia merupakan masa penyerapan terbesar terhadap stimulasi apapun. Jadi, tidak ada batasan umur untuk mengenalkan bahasa asing kepada anak. 
Agar keterampilan anak berbahasa asing lancar, berikut ini diuraikan beberapa tips mengenai hal tersebut:

1. Ciptakan suasana yang menyenangkan dan bebas dari paksaan agar memudahkan anak menguasai bahasa asing.

2. Penguasaan bahasa apapun akan optimal jika bahasa tersebut dipergunakan sehari-hari. Seorang anak akan menyerap kemampuan berbahasa asing jika banyak berlatih.

3. Jika putra-putri Anda sehari-hari diasuh oleh neneknya atau pengasuh yang berbahasa Indonesia, tidak akan menjadi halangan, asalkan ketika berjumpa dengan Anda dan pasangan, Anda berdua konsisten berkomunikasi dalam bahasa inggris bersama si kecil. Hal ini tentunya akan menguntungkan, karena putra Anda akan memperoleh perangsangan 2 bahasa sekaligus.

4. Tahap selanjutnya adalah memasukkan/mengikutkan si kecil pada kursus pelatihan bahasa untuk usia dini. Usahakan untuk memilih pengajar yang berasal dari luar negeri (native speaker). Hal ini akan turut melatih keberanian si kecil, untuk berbicara atau setidaknya memulai pembicaraan dengan orang asing. Karena dalam berlatih bahasa asing, benar atau salah adalah nomor dua, yang pertama adalah keberanian untuk salah.

Sumber :
http://tipsanda.com/2008/12/30/tips-cerdas-mengajarkan-anak-dua-bahasa/

Read more »

Mengenal Kelemahan Pernikahan Dini

 
Pernikahan dini merupakan fenomena khusus dalam masyarakat yang saat ini masih saja terjadi. Tak hanya pada masyakarakat di tingkat menengah ke bawah di pedesaan namun juga masyarakat tingkat menengah di kota. Hal ini bisa disebabkan karena perjodohan, married by accident ataupun penyelesaian dari masa pacaran yang sudah lama. Namun menikah di usia muda ternyata tidak selalu seindah dongeng pengantar tidur di masa kecil. Kenapa? 
Berikut ini adalah tips mengenal kelemahan/kekurangan nikah pada usia muda :

1. Kemungkinan Anda dan Pasangan Akan Memiliki Perbedaan Tujuan Hidup.  
Di usia 20 tahunan, kan terjadi banyak perubahan pada diri Anda. Jika Anda menikah di atas 25 th maka Anda tidak perlu lagi menghadapi segala pergolakan diri yang bisa merusak hubungan rumah tangga.

2. Anda Belum Yakin Dengan Tipe Suami Yang Diinginkan.  
Sudah pasti pengalaman Anda setelah berusia 25 th, jauh lebih banyak dan beragam.

3. Anda Tidak Bisa Lagi Egois Dalam Berkarir.  
Di saat teman-teman kantor lain sibuk memfokuskan pada pekerjaan dan karir, Anda dituntut harus membagi pikiran untuk pasangan. Sudah jelas Anda tidak lagi bisa bersikap agresif apalagi menomorsatukan pekerjaan, seperti teman-teman wanita Anda lainnya.

4. Anda Belum Puas Menjelajahi Dunia Lajang.  
Satu lagi alasan kenapa Anda tidak disarankan menikah di usia terlalu muda. Menurut beberapa orang, puas-puaskanlah bermain saat Anda masih jomblo, setelah nikah tentunya anda tidak akan sebebas saat masih lajang. 

Sumber :
http://tipsanda.com/2009/04/01/tips-mengenal-kelemahan-pernikahan-dini/

Read more »

Tips Mengatasi Keraguan Saat Diajak Menikah

Congratulations!, akhirnya dia melamar Anda. Namun, Anda yang awalnya bersemangat mempersiapkan pernikahan, belakangan malah maju-mundur. Semakin dekat dengan hari-H pernikahan, perasaan Anda semakin tidak karuan. Keraguan yang mendadak muncul menjelang detik-detik pernikahan kerap dialami hampir setiap orang. Ada perasaan was-was kehidupan baru tidak sesuai harapan. Bagaimana kalau ternyata lelaki yang Anda pilih tidak sebaik bayangan Anda atau dengan kata lain: He’s not Mr. Right, anyway! Jadi, sebelum memutuskan bilang, “Ya, kita menikah,” sebaiknya Anda menimbang-nimbang lagi dengan matang, apakah keputusan Anda sudah tepat atau belum. Agar tidak bingung, buatah daftar alasan yang membuat Anda harus menikah dengannya dan apa yang menjadi keraguan Anda. 
Berikut ini Tips mengatasi Keraguan tersebut, dengan prinsip-prinsip alasan utama sebagai berikut:

1. Mengenali Karakter. 
Anda dan dia bisa diibaratkan seperti buku yang terbuka. Anda mengenal betul bagaimana reaksinya bisa sedang mengalami situasi tertentu, entah itu saat ia sedang marah, bahagia, sedih, kesal dan kecewa. Hubungan yang terjalin sekian lama sepertinya cukup memperkaya pengetahuan Anda dan dia tentang karakter masing-masing. Hal ini penting dipertimbangkan, karena dia idealnya akan menjadi teman Anda sampai sisa hidup Anda.

2. Kematangan Berpikir. 
Sejak lama Anda mengetahui sosok dia sebagai lelaki yang mampu menjadi nahkoda yang baik dan bertanggung jawab. Ia orang yang bisa diandalkan untuk pemecahan setiap masalaah. Terutama sekali, si dia mampu melihat persoalan jauh ke depan dan bisa menjadi teman diskusi yang asyik. Selalu ada hal baru ketika Anda terlibat pembicaraan dengannya. Jika ia mempunyai kualitas seperti ini, untuk apa lagi Anda ragu menikah dengannya.

3. Kecocokan Emosi. 
Anda merasa kebutuhan emosi Anda terpenuhi oleh kehadiran dirinya. Satu contoh kecil, dia bisa memenuhi kebutuhan emosi Anda yang ingin dimanja, diayomi dan diemong. Ia orang yang dengan segenap daya dan upaya mendukung Anda ketika Anda benar-benar membutuhkannya. Kebutuhan emosi Anda dan si dia bagaikan kepingan puzzle yang saling melengkapi.

4. Kemapanan Ekonomi.  
Di awal hubungan, cinta memang memegang peranan, tapi ketika memasuki kehidupan pernikahan, urusan cinta bisa jadi nomor sekian. Beban hidup berumah tangga semakin mahal, banyak hal perlu dibiayai, dari kebutuhan hidup sehari-hari, sampai pendidikan anak. Kalau Anda melihat secara ekonomi si dia tidak bermasalah, kenapa harus berpikir 2 kali untuk menikah dengannya? Ya, meski si dia sekarang ini belum menunjukkan kemapanannya, setidaknya ia berbakat dan berpotensi ke arah itu.

5. Menyukai Keluarganya.  
Bagi masyarakat kita, pernikahan berarti penyatuan 2 keluarga. Anda tidak hanya menikah dengan dirinya, tapi juga keluarga besarnya. Bagaimana hubungan Anda dengan keluarganya? Mereka menerima Anda dengna tangan terbuka, kan? Lantas, apalagi yang dipersoalkan? Menikah dengan orang yang keluarganya Anda kenal dengan baik, lebih menentramkan daripada menikah dengan orang yang keluarganya tidak menyukai Anda.

Sumber :
http://tipsanda.com/2009/07/07/tips-mengatasi-keraguan-saat-diajak-menikah/

Read more »

21 Agustus 2012

Mengenali 10 Alasan Anda Perlu Perencanaan Keuangan Matang

Jika kakek-Nenek dan orang tua Anda tidak membutuhkan perencana keuangan, mengapa Anda harus? Pertanyaan di atas mungkin sempat terbersit di pikiran Anda. Jawabannya sudah jelas kok. Pada 20-30 tahun lalu, gaya hidup sangat berbeda dibandingkan sekarang. Dunia telah banyak berubah dengan perkembangan luar biasa. Begitu pula dengan gaya hidup Anda. Seiring waktu, tren berubah mengikuti perkembangan zaman. Dan, sudah pasti tren mempengaruhi hidup Anda. Untuk selalu menyelaraskan trend an gaya hidup, butuh dana tak sedikit. Di sinilah perencana keuangan diperlukan. Masih belum yakin? Berikut ini Tipsanda.com akan menyajikan 10 alasan mengapa Anda membutuhkan perencanaan keuangan yang matang agar hidup tetap nyaman:

1. Hidup Lebih Lama. 
Perkembangan teknologi kedokteran dan kesehatan membuat banyak obat ditemukan. Harapn hidup pun semakin meningkat. Bayi laki-laki yang lahir pada tahun 2004 diperkirakan akan memiliki harapan hidup hingga usia 74. Sementara bayi perempuan bisa hidup hingga 79 tahun. Hidup lebih lama, tentu membutuhkan biaya lebih pula. Jika tidak melakukan perencanaan keuangan sejak dini, hari tua Anda takkan senyamn saat ini.

2. Biaya Kesehatan Makin Mahal. 
Ketika Anda hidup lebih lama, total biaya perawatan kesehatan selama hidup juga akan lebih besar. Penyakit yang mungkin mematikan kini dapat diobati, tapi harga obatnya tentu lebih mahal. Ingat jaman penjahan Belanda dulu, belum ada penyakit Jantung koroner, kanker atau stroke, yang ada hanya penyakit masuk angin, pes, kolera atau TBC. Hal ini perlu masuk dalam pertimbangan saat merencanakan keuangan sebelum usia Anda mencapai masa pensiun.

3. Pensiun Nyaman. 
Cepat atau lambat Anda yang produktif akan memasuki masa pensiun. Kalau Anda tidak lagi bekerja, artinya tak ada lagi pendapatan tiap bulan. Kalaupun ada, jumlahnya jauh lebih kecil dibanding saat Anda produktif bekerja. Padahal, jika pensiun di usia 55 tahun dan hidup mencapai usia 79 tahun, berarti Anda masih harus makan sebanyak 26.280 kali. Ini belum termasuk inflasi. Jika biaya sekali makan Rp10.000, Anda akan menghabiskan Rp262.2800.000 hanya untuk makan pokok saja!

4. Godaan Teknologi Tak Henti. 
Beberapa dekade lalu, tidak ada yang namanya bioskop, TV Kabel, perangkat home theater, telepon selular, PDA, Playstation, internet, pusat perbelanjaan dan sebagainya, yang bisa menguras penghasilan Anda. Teknologi yang maju telah melahirkan berbagai piranti dan fasilitas canggih yang pasti ingin Anda nikmati. Jika tak memiliki uang lebih, bagaimana Anda bisa mendapatkan dan menikmati semua kecanggihan itu?

5. Kebutuhan Terus Bergerak. 
Pernah menghitung ke mana sebagian besar uang Anda ‘pergi’? Memang uang Anda banyak terpakai untuk kegiatan umum seperti bekerja, belanja dan sekolah. Namun, untuk mencapai temapt kerja,mal dan sekolah. Anda tentu membutuhkan transportasi. Yang perlu Anda perhitungkan buknalah jarak tempuh tapi biya yang dikeluarjkan untuk kendaraan umum atau biaya bensin (jika membawa kendaraan pribadi). Jangan lupa kenaikannya setiap tahun.

6. Persiapan Masa Depan. 
Pada 10-15 tahun yang lalu, ijazah diploma sudah cukup untuk mencari kerja. Sekarang, Anda perlu mengejar gelar Master atau bahkan Phd. Bagi Anda yang menginginkan peningkatan karir, ijazah S1 saja sepertinya kurang cukup. Gelar berikutnya hanya bisa diraih jika ANda bisa merencanakan keuangan dengan baik. Karena ketika kuliah lagi, otomatis Anda membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

7. Menikah dan Punya Anak. 
Saat ini munkgin Anda belum berencana menikah dan punya anak. Namun, sebagai gambaran banyak perempuan yang memutuskan berhenti bekerja ketika memiliki anak. Bergantung pada pasangan? Sebaiknya tidak Anda jadikan jaminan. Jadi, untuk memenuhi dana pendidikan setelah Anda tidak lagi mendapatkan penghasilan, persiapkan sejak dini.

8. Biaya Hidup Makin Tinggi. 
Dari tahun ke tahun biaya hidup terus meningkat. Begitu pula ketika Anda memutuskan ingin punya anak. Tak hanya kebutuhan Anda yang bertambah mahal. Kebutuhan anak pun sama mahalnya. Anda tak hanya harus membiayai makanan, pakaian dan sekolahnya, tapi juga les music, es bahasa, bimibingan belajar, dan masih banyak lagi. Siap?

9. Inflasi. 
Jangan lupakan inflasi yang terus meningkat setiap tahun. Inflasi pasti memperngaruhi harga produk dan jasa. Hidup baru akan aman jika mulai saat ini Anda menginvestasikan uang di instrument yang bisa menyaingi angka inflasi.

10. Warisan. 
Mungkin ide ini jauh dari pikiran Anda saat ini. Namun, perlu juga Anda pertimbangkan bahwa hidup di masa depan akan lebih sulit dari sekarang, Anda tentu tidak ingin anak cucu kelak hidup susah karena Anda tak bisa mewariskan harta sedikit pun bukan?
Jadi, mari mulai berpikir dan beraksi. Semakin awal memulai akan semakin mudah hidup Anda.

Sumber :
http://tipsanda.com/2011/12/04/tips-mengenali-10-alasan-anda-perlu-perencanaan-keuangan-matang

Read more »

Tips Memperbaiki Persahabatan yang Retak

Ikatan persahabatan yang kuat dapat retak dalam sekejap karena sebuah perselisihan atau hal-hal sepele. Menyesal? Lalu ingin kembali berteman? Ada pepatah yang menyebutkan bahwa, “A simple friend thinks the friendship over when you have an argument. A real friend knows that it’s not a friendship after you had a fight.”Mungkin hal ini tidak mudah, tapi Anda perlu mencobanya.  Berikut ini tipsanda.com akan menguraikan tips bagaimana memperbaiki persahabatan yang retak:

1. Minta Maaf. Jangan menunggu permintaan maaf. Jadilah yang pertama meminta maaf. Permintaan maaf yang tulus akan meluluhkan hatinya. Mungkin Anda merasa berat karena merasa tidak bersalah. Tapi bisa persahabatan ini memang layak dipertahankan, pasti Anda bisa menomorsekiankan gengsi.

2. Komunikasi. Kata maaf memang lengkah awal yang jitu untuk memperbaiki hubungan, tapi maaf belum cukup tanpa komunikasi yang konstan. Tunjukkan niat tulus Anda dan mulailah sebuah pembicaraan. Gunakan mediator apabila diperlukan. Misalnya, seorang teman yang Anda percaya, atau orang-orang terdekatnya. Bisa juga memanfaatkan media komunikasi seperti sms atu kartu ucapan. Sangat mungkin dia tidak tertarik untuk memulai kembali hubungan pertemanan. Karena itu, jangan menyerah menghadapi penolakannya. Tetap tunjukkan niat tulus dan itikad baik Anda untuk memperbaiki hubungan.

3. Beri Waktu. Bersabarlah dan berikan sahabat waktu untuk berpikir. Waktu adalah obat terbaik untuk menyembuhkan luka, terutama bila komunikasi yang dilakukan tidak berjalan dengan baik. Biarkan keadaan yang mereda terlebih dahulu sebelum Anda mencoba usaha lainnya. Terkadang ketiadaan justru membuat mantan sahabat mencari-cari. Tapi jangan biarkan waktu ‘dingin’ ini berjalan terlalu lama dan seera mulailah kembali tahap komunikasi.

4. Ambil Tindakan. Bila ia memberikan sinyal positif, kembangkanlah hubungan Anda dengan mengajaknya bertemu. Agar tidak gugup, ajaklah teman-teman yang lain. Atur pertemuan sesempurna mungkin. Ini dapat menjadi kunci sukses untuk menata kembali hubungan Anda dengan sahabat.

5. Lupakan Gengsi. Apabila cara ‘implisit; yang Anda lakukan tidak berhasil, buang jauh gengsi Anda. Tanya dengan jujur permasalahannya pada sahbat, hal apa yang membuat ia tidak mau memulai persahabatan kembali. Dengan ini, Anda dapat berpikir darisisi sahabat dan bisa memikirkan cara untuk memperbaiki lukanya.
Namun dilain sisi, jangan memaksakan sebuah persahabatan hanya karena pikiran harus bersahabat kembali. Ketahui saat yang tepat untuk mengakhir sesuatu.

Sumber :
http://tipsanda.com/2011/04/04/tips-memperbaiki-persahabatan-yang-retak

Read more »

Tips Praktis Merencanakan Keuangan Keluarga

 
Perencanaan keuangan keluarga yang baik dapat Anda gunakan untuk mengelola pembelanjaan keluarga, sehingga Anda memiliki cukup uang baik untuk membayar tagihan, liburan, pendidikan anak dan pension. Berikut ini adalah Tips praktis mengelola keuangan keluarga:

1. Tagihan Bulanan. Kumpulkan seluruh tagihan triwulanan Anda, kemudian jumlahkan seluruhnya, lalu bagi tiga untuk mendapatkan rata-ratanya tagihan bulanannya, seperti tagihan telepon, biaya sekolah, asuransi dsb.

2. Pembelanjaan Bulanan. Kumpulkan pula seluruh pembelanjaan triwulanan Anda, kemudian jumlahkan lalu bagi tiga, untuk mendapatkan rata-rata total pembelanjaan Anda per bulan, seperti pembelian baju, mentraktir keluarga makan di restoran dsb.

3. Evaluasi Awal. Evaluasilah pembelanjaan Anda tersebut. Carilah peluang untuk berhemat serta pangkas pos-pos pembelanjaan yang tidak perlu.

4. Penyusunan Rencana Anggaran. Rencanakan Anggaran bulanan dan cobalah untuk mematuhinya dan mulailah mengalokasikan dana simpanan seperti tabungan, sertifikat deposito, asuransi pensiun.

5. Evaluasi Realisasi Anggaran. Telusuri pendapatan (income) dan pengeluaran bulanan (monthly expense) untuk mengevaluasi bagaimana rencana Anda telah berjalan, maka menyempurnakan untuk menghasilkan hasil yang diinginkan. Gunakan software keuangan untuk memperoleh hasil pengelolaan yang akurat serta mencari ‘kesalahan-kesalahan prilaku’ Anda dalam membelanjakan keuangan keluarga.

Sumber :
http://tipsanda.com/2009/05/20/tips-praktis-merencanakan-keuangan-keluarga/

Read more »

20 Agustus 2012

Subhanallah, Mulianya Permintaanmu

Ya ukhti …
Ibnu Abbas berkata,” Maukah kamu aku perlihatkan perempuan ahli syurga ?
Aku ( Atha’ bin Rabah ) menjawab,’ Ya “ .
Ibnu Abbas melanjutkan perkataannya, “Perempuan hitam itu datang kepada Nabi saw, lalu berkata, “Sesungguhnya aku mengidap penyakit epilepsi dan auratku tersingkap ( ketika kambuh ), maka do’a kanlah kepada Allah untukku". 
Menanggapi perempuan itu, beliau saw bersabda, "Insyiti shobarti walakil jannah, wa in syiti da’au tullah an yu’aa fiyak". (‘Jika kamu mau, bersabarlah dan kamu berhak mendapat sorga ; dan jika kamu mau, aku akan berdo’a kepada Alloh agar menyembuhkanmu )“.
Perempuan ini berkata, “Aku memilih untuk bersabar”. Kemudian dia berkata, “Sesungguhnya auratku tersingkap ketika aku kambuh, do’a kanlah kepada Alloh agar auratku tidak tersingkap“. Rasulullah SAW pun mendo’akannya “.( HR. Bukhari )

Girls … hampir setiap kali membaca kisah diatas, air mataku meluncur membasahi pipi …    Subhanallah … sabarnya muslimah itu, ikhlasnya dia … Rela tetap menderita penyakit, yang menurut sebagian orang memalukan. Asalkan ia mendapat sorga.
Dan yang membuat aku tambah terharu … permintaannya itu girls …, mohon dido’akan agar auratnya tidak terbuka …
Subhanallah ... ia sangat ketat menjaga perintah Alloh, walaupun ada alasan syar i yang meringankannya (sakit). Tapi tetap saja ia mengkhawatirkan-Nya. Itu semua jelas berangkat dari kuatnya aqidah. Yang melahirkan akhlakul karimah.
Bila bercermin dengan keadaan saat ini, pedih dan prihatin yang hadir . Bagaimana tidak miris, masih banyak saudara-saudara kita/ muslimah tentunya yang belum menutup aurat.
Pernahkah mereka membaca kisah mulia itu ?
Girls  … kamu sudah berjilbab kan ?, kalau belum … cobalah hayati dan pahami kisah indah dan sangat mulia diatas. Bukalah hati, cari dan kejarlah hidayah. Semoga Alloh SWT limpahkan  hidayah taufik kepadamu. Aamiiin.
Aku akan iringimu dengan doa.

Sumber :
http://www.voa-islam.com/teenage/smart-teen/2009/07/06/121/subhanallah-mulianya-permintaanmu/
Read more »