Merancang rumah
tanpa bekal ilmu yang relevan seringkali menjadi masalah. Urusan yang
satu ini sebaiknya memang diserahkan saja kepada ahlinya, yaitu para
arsitek. Tapi, jika Anda tetap ingin mencoba merancang sendiri, ya
boleh-boleh saja.
Banyak software yang bisa membantu Anda merancang rumah sendiri. Bukan
software yang rumit seperti Autocad atau sejenisnya loh ya. Ada kok
perangkat lunak untuk merancang yang pemakaiannya lebih simpel. Salah
satunya adalah Sweet Home 3D.
Aplikasi gratisan ini dapat dimanfaatkan untuk mendesain bangunan tempat
tinggal dalam lingkup sederhana. Anda bisa menggunakannya untuk
membuat denah rumah dan mengatur tata letak perabot rumah. Cara
pakainya sangat simpel, karena menggunakan sistem drag-and-drop.
Hasilnya bisa Anda lihat secara real-time dalam bentuk 3D —meski saat
membuatnya menggunakan format 2D. Anda dapat melongoknya seakan-akan
masuk ke dalam rancangan rumah tersebut melalui fitur virtual tour.
Keren, kan?
Berminat mencoba aplikasi gratisan ini? Ikuti langkah-langkah berikut.
1. Unduh, instal, dan jalankan aplikasi Sweet Home 3D (bisa diperoleh di
www.sweethome3d.eu). Anda akan melihat tiga jendela dalam aplikasi
tersebut—jendela sisi kiri berisi komponen penyusun rumah (jendela
hingga perabot), sisi kanan-atas berisi area kerja gambar, dan sisi
kanan bawah berisi preview 3D rancangan.
2. Ubah satuan ukur aplikasi. Klik [File] > [Preferences…]. Di boks
“Preferences”, pilih [Meter] pada menu “Unit”. Jika ingin dapat
mengaplikasikan warna dan tekstur pada rumah, klik [Floor color or
texture]. Klik [OK].
3. Mulailah membuat rancangan denah rumah. Pastikan Anda telah
mengetahui ukuran luas bangunan. Klik tombol [Create Walls]. Buatlah
dinding utama rumah dengan mengklik-tarik pointer hingga membentuk
garis. Jika sudah selesai, klik-dobel pointer untuk menghentikan proses
pembuatan dinding.
4. Tampilan 3D dinding rumah akan langsung muncul di jendela sisi kanan
bawah aplikasi. Anda bisa membentuk dinding dalam rumah melalui
tombol [Create Room]. Cara penggunaannya sama dengan membentuk
dinding. Tool ini akan membuat area ruang plus menampilkan ukurannya.
5. Setelah ruangan-ruangan terbentuk, buatlah dinding ruangan dengan
[Create Walls] kembali. Setelah terbentuk, modifikasi setiap ruangan
dengan mengklik-kanan salah satu ruangan, lalu klik [Modify rooms…]
dari menu yang muncul.
6. Beri nama ruangan pada “Name”. Pilih warna atau tekstur untuk lantai
dan langit-langit di dua menu di bawah. Untuk mengganti lantai
menjadi lantai keramik, centangi [Display Color], klik [Texture] dan
tombol di sampingnya, lalu pilih tekstur lantai yang diinginkan. Klik
[OK]. Lantai akan terlihat di jendela ruangan 3D.
7. Modifikasi dinding dengan mengklik-kanan salah satu dinding di
jendela kanan atas, lalu klik [Modify walls...]. Kelola warna dan
tekstur di menu “Left Side” dan “Right Side”. Masing-masing permukaan
dinding dapat diatur. Anda juga dapat mengelola ketebalan sampai
ketinggian dinding di menu lain. Klik [OK].
8. Buatlah pintu dan jendela. Klik segitiga di opsi [Doors and windows]
yang ada di jendela sisi kiri atas. Buat kusen lebih dulu. Klik [Door
frame], lalu tarik ke jendela kanan atas. Tempatkan pada posisi yang
diinginkan. Jika ingin ukurannya diubah, klik-dobel kusen, lalu atur
ukuran di boks yang muncul. Klik [OK].
9. Selanjutnya, masukkan pintu dengan mengklik-tarik [Door] ke arah
kusen. Perhatikan arah bukaan pintu. Jika garis lengkung berada di
dalam ruangan, berarti bukaan pintu mengarah ke dalam. Anda bisa
memasang jendela dengan cara yang sama memakai komponen berlabel
“Windows”. Pilih jenis jendela yang dikehendaki.
10. Setelah bangunan selesai, Anda bisa merancang tatanan perabot di
dalam rumah. Pilih jenis perabotan dari menu jendela kiri atas. Untuk
dapur misalnya, cari perabot di “Kitchen”. Klik-tarik perabot yang
diinginkan di posisi ruangan dapur. Tata posisi dan arahnya.
11. Tampilan 3D rancangan rumah Anda dapat dirotasi dengan
mengklik-tarik gambar di jendela kanan bawah agar Anda dapat melihat
seluruh posisi ruangan. Anda bisa mengunjungi setiap ruangan dengan
mengklik [3D view] > [Virtual visit].
12. Simpan rancangan Anda untuk dikonsultasikan ke arsitek atau
kontraktor. Klik [File] > [Save]. Beri nama dan simpan. Ingat, file
ini hanya dapat disimpan dalam format bawaannya. Jika ingin dikirim ke
pihak lain, simpanlah dalam format PDF dengan mengklik [File] >
[Print to PDF...].
