Tampilkan postingan dengan label Tips Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Pendidikan. Tampilkan semua postingan

6 Januari 2013

100 Orang Yang Mempunyai IQ Tertinggi Dunia

100 Orang Yang Mempunyai IQ Tertinggi Dunia 

1. Leonardo da Vinci Universal Genius, asal Italy, IQ 220



2. Johann Wolfgang von Goethe — Germany 210



3. Gottfried Wilhelm von Leibniz — Germany 205


4. Emanuel Swedenborg — Sweden 205



5. William James Sidis — USA 200



6. Kim Ung-Yong — Korea 200



7. Thomas Wolsey Politician England 200



8. Hugo Grotius Writer Holland 200

9. Sir Francis Galton Scientist & doctor England 200



10. John Stuart Mill Universal Genius England 200

Berikut urutan 11 s/d 100
11.Christopher Langan Bouncer & scientist & philosopher
USA 195
12.Sarpi Councilor & theologian & historian Italy 195
13.George H. Choueiri A.C.E Leader Lebanon 195
14.Blaise Pascal Mathematician & religious philosopher France 195
15.Ludwig Wittgenstein Philosopher Austria 190
16.Phillipp Melanchthon Humanist & theologian Germany 190
17.PierreSimon de Laplace Astronomer & mathematician France
190
18.Philip Emeagwali Mathematician Nigeria 190
19.William Pitt (the Younger) Politician England 190
20.Voltaire Writer France 190
21.Albrecht von Haller Medical scientist Switzerland 190
22.George Berkeley Philosopher Ireland 190
23.Garry Kasparov Chess player Russia 190
24.Sir Isaac Newton Scientist England 190
25.Friedrich von Schelling Philosopher Germany 190
26.Arnauld Theologian France 190
27.Bobby Fischer Chess player USA 187
28.Marilyn vos Savant Writer USA 186
29.Galileo Galilei Physicist & astronomer & philosopher Italy
185
30.Joseph Louis Lagrange Mathematician & astronomer Italy/
France 185
31.Ren Descartes Mathematician & philosopher France 185
32.Lord Byron Poet & writer England 180
33.David Hume Philosopher & politician Scotland 180
34.John H. Sununu Chief of Staff for President Bush USA 180
35.James Woods Actor USA 180
36.Madame de Stael Novelist & philosopher France 180
37.Charles Dickens Writer England 180
38.Thomas Chatterton Poet & writer England 180
39.Alexander Pope Poet & writer England 180
40.Buonarroti Michelangelo Artist, poet & architect Italy 180
41.Benjamin Netanyahu Israeli Prime Minister Israel 180
42.Arne Beurling Mathematician Sweden 180
43.Baruch Spinoza Philosopher Holland 175
44.Johannes Kepler Mathematician, physicist & astronomer
Germany 175
45.Immanuel Kant Philosopher Germany 175
46.Robert Byrne Chess Player Irland 170
47.Johann Strauss Composer Germany 170
48.Hypatia Philosopher & mathematician Alexandria 170
49.Richard Wagner Composer Germany 170
50.Andrew J. Wiles Mathematician England 170
51.Sofia Kovalevskaya Mathematician & writer Sweden/Russia
170
52.Dr David Livingstone Explorer & doctor Scotland 170
53.Donald Byrne Chess Player Irland 170
54.Martin Luther Theorist Germany 170
55.Judith Polgar Chess player Hungary 170
56.Plato Philosopher Greece 170
57.George Friedrich H?ndel Composer Germany 170
58.Raphael Artist Italy 170
59.Felix Mendelssohn Composer Germany 165
60.Truman Cloak — – 165
61.JohnLocke Philosopher England 165
62.Ludwig van Beethoven Composer Germany 165
63.Charles Darwin Naturalist England 165
64.Carl von Linn Botanist Sweden 165
65.Johann Sebastian Bach Composer Germany 165
66.James Watt Physicist & technician Scotland 165
67.Friedrich Hegel Philosopher Germany 165
68.Wolfgang Amadeus Mozart Composer Austria 165
69.Jola Sigmond Teacher Sweden 161
70.Dolph Lundgren Actor Sweden 160
71.Bill Gates CEO, Microsoft USA 160
72.Albert Einstein Physicist USA 160
73.George Eliot (Mary Ann Evans) Writer England 160
74.Paul Allen Microsoft cofounder USA 160
75.Nicolaus Copernicus Astronomer Poland 160
76.Joseph Haydn Composer Austria 160
77.Benjamin Franklin Writer, scientist & politician USA 160
78.James Cook Explorer England 160
79.Stephen W. Hawking Physicist England 160
80.Sir Clive Sinclair Inventor England 159
81.Honor de Balzac Writer France 155
82.Anthonis van Dyck Artist Belgium 155
83.Miguel de Cervantes Writer Spain 155
84.Ralph Waldo Emerson Writer USA 155
85.Rembrandt van Rijn Artist Holland 155
86.Jonathan Swift Writer & theologian England 155
87.Sharon Stone Actress USA 154
88.John Quincy Adams President USA 153
89.George Sand Writer France 150
90.Rousseau Writer France 150
91.Jayne Mansfield — USA 149
92.H. C. Anderson Writer Denmark 145
93.Bonaparte Napoleon Emperor France 145
94.Richard Nixon Ex-President USA 143
95.Hjalmar Schacht Nazi officer Germany 143
96.Adolf Hitler Nazi leader Germany 141
97.Shakira Singer Colombia 140
98.Hillary Clinton Ex-President wife USA 140
99.Geena Davis Actress USA 140
100.Jean M. Auel Writer Canada 140
Read more »

4 Januari 2013

7 Tips Mendidik Anak yang Bisa Bertanggungjawab


Banyak yang menilai anak-anak zaman sekarang kurang memiliki tanggung jawab dan lebih manja daripada generasi sebelumnya. Jika memang itu betul, bukan salah mereka ketika kepribadiannya terbentuk menjadi sosok yang serba tergantung. Pola pengasuhan dari orangtua sangat memegang peranan dalam membentuk karakter anak.

Nah, jika Anda ingin melihat anak Anda menjadi lebih mandiri dan bertanggungjawab, coba lakukan tujuh cara ini:

1. Tetapkan sejumlah tugas
Buatlah tugas yang sesuai dengan usianya, misalnya berikan sedikit insentif finansial dan amati apakah ia bisa melakukan pengelolaan keuangan. Jika tidak, ini bisa menjadi pintu masuk bagi Anda untuk mengajarkannya mengelola keuangan.

2. Biarkan dia membuat keputusan
Membiarkan anak Anda membuat keputusan sendiri akan mengajarkannya tanggungjawab dan membantunya mendapatkan kemandirian. Anak-anak yang lebih mudah seharusnya ditawarkan opsi terbatas, namun berikan dia kesempatan untuk memilih dari pilihan-pilihan yang disediakan.

3. Pupuk kemandirian
Satu-satunya cara untuk menguasai kemampuan apa pun adalah melalui praktik. Dengan membiarkan anak melakukan tugas sesuai usianya, misalnya seperti memakai baju sendiri, ia akan menjadi lebih mudah untuk mandiri.

4. Berikan contoh yang baik
Melakukan tanggung jawab yang Anda miliki dengan sungguh-sungguh akan memberikan contoh terbaik bagi anak. “Anak-anak selalu belajar dari contoh,” ujar Thomas S. Greenspon, Ph.D., ahli Psikologi Berlisensi, di bidang terapi pernikahan dan keluarga. Menepati janji Anda atau selalu tepat waktu adalah cara terbaik untuk memberikan contoh.

5. Pilihlah sebuah buku.
Banyak cerita-cerita yang bermotivasi di buku. Pilihlah buku yang menggambarkan tentang tanggung jawab. Karakter yang menarik dan situasi yang bisa ia identifikasi akan mempertahankan perhatiannya.

6. Bicarakan dari sebuah situasi yang sulit.
Meski insting pertama Anda untuk melindungi anak adalah dengan mengatakan apa yang seharusnya ia lakukan, lebih baik bimbing dia melalui proses yang mendorongnya mendapatkan kesimpulan dan keputusan.

7. Perlihatkan padanya gambaran yang lebih besar.
Tujuan utama adalah si kecil bersikap tanggungjawab bukan karena disuruh atau keharusan, tapi kesadaran sendiri. Menjelaskan pada anak bagaimana melakukan tugasnya akan membantu seluruh keluarga, kadang membantu anak Anda yang masih kecil untuk memahami bagaimana tindakannya bisa berdampak pada orang lain.
Read more »

21 Desember 2012

Jangan Pernah Remehkan Ibu Kita


1. Wanita menggendong janin/buah hatinya dalam kandungannya selama +- 9 bulan 10 hari tanpa sedikitpun waktu melepaskannya. Jika diasumsikan rata-rata berat kandungannya adalah 1 kg maka selama itu wanita menggendong beban seberat (1kg x 30hari x 9bulan) + 10hari = 2.700 kg atau 2,7 Ton!!!. Sesudah melahirkan - wanita masih saja menggendong bayinya, sedangkan seorang pria menggendong anaknya sebentar saja sudah merasa lelah, capek, dan lain-lain alasan.

2. Setiap hari seorang wanita memasak untuk dirinya dan keluarganya. Jika di asumsikan seorang wanita memasak mulai umur 17 hingga 55 (berarti 38 tahun) dan setiap hari diasumsikan ia memasak untuk 2 orang maka ia memasak sebanyak untuk 2 x 365 x 38 = 27.740 orang.

3. Setiap hari wanita membersihkan rumah/ tempat aktivitasnya misalnya menyapu. Misal diasumsikan setiap hari ia membersihkan ruangan/rumah berukuran 4 x 10 = 40 m2 dan ia menyapu sejak usia 15 tahun hingga 45 tahun (berarti 30 tahun) maka ia membersihkan seluas 40 x 365 x 15 = 219.000 m2. atau seluas 20 x lapangan sepakbola.

4. Jika setiap hari seorang wanita mencuci piring yang diasumsikan mempunyai tinggi tumpukan 20 cm dan mencuci selama 30 tahun maka tingginya mencapai 20 x 365 x 30 = 219.000 cm = 2.190 m atau sekitar 15 x tinggi monas atau 4x tinggi menara kembar Petronas malaysia. Belum ada bangunan di dunia yang mencapai tinggi 2.190 m.

5. Jika setiap hari seorang wanita mencuci baju dengan asumsi panjang jemuran 5 meter setiap hari maka selama 30 tahun panjang jemuran akan mencapai = 5 x 365 x 30 = 54.750 m = 54,7 km.

LUAR BIASA ....Dahsyatnya kekuatan seorang ibu (wanita). Tentu saja masih banyak lagi kekuatan ibu yang tidak terpikirkan oleh kita. Ketika melahirkan kita pun, seorang ibu menggunakan semua dayanya untuk membuat kita muncul dalam dunia ini, dengan kekuatan antara hidup dan mati.

Pernah mendengar pepatah “Dibalik kesuksesan seorang pria terdapat wanita hebat di belakangnya”. Pepatah ini ternyata juga benar, seorang ibu (wanita) mempunyai kekuatan tersembunyi untuk melakukan hal itu.

Ada suatu riwayat yang mengutamakan seorang ibu, menunjukkan bagaimana kedudukan ibu (wanita) dalam Islam itu mulia.

--- Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata : Seseorang datang menghadap Rasulullah saw. dan bertanya: Siapakah manusia yang paling berhak untuk aku pergauli dengan baik? Rasulullah saw. menjawab: Ibumu. Dia bertanya lagi: Kemudian siapa? Rasulullah saw. menjawab: Kemudian ibumu. Dia bertanya lagi: Kemudian siapa? Rasulullah saw. menjawab: Kemudian ibumu. Dia bertanya lagi: Kemudian siapa? Rasulullah saw. menjawab lagi: Kemudian ayahmu. (Shahih Muslim No.4621)

MULIAKAN...! HORMATI ...! & DO'AKAN SELALU IBUMU...!
Read more »

6 Desember 2012

10 Hal Yang Tidak Bisa Dibeli Dengan Uang


Uang, siapun butuh uang. Orang Dewasa, Remaja bahkan anak – anak kecil sekalipun kenal dengan benda yang namanya uang. Memang uang penting dalam kehidupan, tanpa alat tukar ini kita tidak mukin bisa memenuhi kebutuhan hidup. Uang membuat sebagian orang bisa melakukan banyak hal daripada orang yang tidak memilikinya. Tetapi seberapapun pentingnya uang, masih ada hal yang tidak bisa dibeli dengan uang.

1. Waktu
Uang tidak akan bisa mengembalikan waktu yang telah berlalu. Setelah hari berganti, maka waktu 24jam tersebut akan hilang dan tidak akan mukin akan kembali lagi. Karena itu gunakan setiap kesempatan yang ada untuk menytakan perhatian dan kasih sayang anda kepada orang yang sangat anda sayang dan anda cintai, sebelum waktu itu berlalu dan anda menyesalinya.

2. Kebahagiaan
Memang kedengarannya aneh, Tetapi inilah kenyataannya. Uang memang bisa membuat anda merasa senang karena anda bisa membiayai liburan mewah, memberi laptop dengan fasilitas yang sangat modern, atau modifikasi mobil balap. Tapi uang tidak bisa menghadirkan secercah kebahagiaan dari dalam lubuk hati kita.

3. Kebahagiaan Anak
Untuk membelikan makan dan pakaian yang bagus – bagus untuk anak tercinta memang membutuhkan uang. Tapi anda tidak bisa menggunakan uang untuk memberi rasa aman, tanggung jawab, sikap yang baik serta kepandaian pada anak anda. Hal ini merupakan buah dari waktu dan perhatian yang anda curahkan untuk mereka dan hal – hal baik yang anda ajarkan. Uang memang membantu kita memenuhi aspek pengasuhan, tapi waktu telah membuktikan bahwa kebutuhan dasar tiap anak adalah berapa banyak waktu yang diberikan orangtuanya, bukan orangnya.

4. Cinta
Cinta tidak bisa dibeli dengan uang, akuilah hal ini benar. Memang dengan uang kita bisa membuat orang tertarik, tapi cinta berasal dari rasa saling menghargai, perhatian, berbagi pengalaman dan kesempatan untuk berkembang bersama. Itu sebabnya banyak pasangan yang menikah karena uang, tak bertahan lama.

5. Penerimaan
Untuk diterima oleh lingkungan pergaulan, Anda tak butuh uang. Bila Anda ingin diterima, fokuskan energi Anda untuk membuat diri Anda berharga bagi lingkungan sekitar dengan menjadi teman dalam suka dan duka.

6. Kesehatan
Kita butuh uang untuk mengongkosi biaya perawatan dan membeli obat, tapi uang tak bisa menggantikan kesehatan yang hilang. Itu sebabnya pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati sebaiknya kita terapkan. Mulailah berolahraga, berhenti merokok, dan banyak hal lain yang pasti sudah Anda tahu.

7. Kesuksesan
Beberapa orang memang ada yang mencapai kesuksesan dengan menyuap, tapi ini adalah pengecualian. Kesuksesan hanya berasal dari kerja keras, kemauan, dan sedikit kemujuran. Ada aspek kecil dari usaha menuju sukses yang bisa didapatkan dengan uang, misalnya mengikuti pelatihan atau membeli peralatan, tapi sukses lebih banyak berasal dari usaha yang Anda lakukan sendiri.

8. Bakat
Kita dilahirkan dengan bakat tertentu. Dengan uang, yang bisa kita lakukan adalah mengasah bakat tersebut, misalnya belajar musik. Namun para ahli mengatakan, untuk menjadi ahli di bidangnya, kita membutuhkan bakat.

9. Sikap yang baik
Banyak orang yang kaya raya tapi sikapnya kasar dan ucapannya sinis. Tak sedikit orang sederhana yang tutur katanya sopan dan menunjukkan rasa hormat pada orang lain. Jadi, jumlah uang yang dimiliki bukan penentu sikap atau manner seseorang.

10. Kedamaian
Bila uang bisa membeli kedamaian, barangkali kita tak lagi mendengar tentang perang. Justru yang sering terjadi sebaliknya, uang lah yang menjadi sumber pertikaian dan permusuhan.
Read more »

3 Desember 2012

Subhanallah...Akibat Selalu Berpikir Positif



Tempatkan Nasi sisa yang sudah didiamkan semalaman kedalam 2 toples dengan jumlah yg sama, kemudian ditutup rapat.

Masing-masing toples di tempelin label yg berisi kata2 sebagai berikut:

Toples A : “ Kamu Pintar, Cerdas, Cantik, Baik, Rajin, Sabar, Aku Sayang Padamu, Aku Senang Sekali Melihatmu, Aku Ingin Selalu di dekatmu, I LOVE YOU, Terima Kasih"

Toples B : “ Kamu Bodoh, Goblok, Jelek, Jahat, Malas, Pemarah, Aku Benci Melihatmu, Aku Sebel Tidak mau dekat dekat kamu “

Kedua toples ini diletakkan terpisah dan pada tempat yg sering dilihat, kemudian baca label pada botol tersebut setiap kali melihat botol-botol tersebut. Dan inilah yang terjadi pada nasi tersebut setelah 1 minggu kemudian.

hasilnya: 
 


Nasi dalam toples B yg dibacakan kata-kata Negatif ternyata cepat sekali berubah menjadi busuk dan berwarna hitam dengan bau yang tidak sedap.



Sedangkan Nasi dalam toples A yang dibacakan kata-kata Positif masih berwarna putih kekuningan dan baunya harum seperti ragi.

MENGAPA BISA TERJADI SEPERTI ITU..? :

Peneliti Jepang, Dr. Masaru Emoto membuktikan bahwa air sanggup membawa pesan dan informasi positif. Kata – kata memiliki daya yang juga luar bisa dalam proses penciptaan, dimana kata-kata mampu mempengaruhi situasi dan kondisi yang akan anda alami.

Hal ini terjadi karena sesungguhnya kata-kata memiliki Daya ! dan pernyataan ini telah dibuktikan secara ilmiah. Di dalam bukunya “The True Power of Water” Masaru Emoto telah membuktikan bahwa kata apapun baik yang diucapkan atau tidak diucapkan akan mempengaruhi molekul air.

Melalui metode fotografi Kristal ia membuktikan bahwa air yang diberi tulisan “Hope” akan membentuk Kristal Heksagonal yang indah, sedangkan air yang diberi tulisan “You fool” akan merusak dan menghancurkan Kristal air tersebut.

Inilah bukti ilmiah tentang kekuatan kata – kata, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya efek dari kekuatan kata – kata tidak hanya berlaku pada air, tetapi juga pada segalanya!

Kata – kata memiliki daya yang akan memancarkan dayanya, sesuai sifat dari kata – kata tersebut. Inilah rahasia yang tidak diketahui oleh banyak orang. Ingatlah ini : Setiap kata yang keluar adalah daya; kekuatan untuk menciptakan pengalaman yang akan terjadi pada anda.

Sumber :
http://www.fashingnet.com/2012/09/subhanallahakibat-selalu-berpikir.html
Read more »

5 November 2012

Rangsang Kecerdasan Lewat Gerakan Menulis Al Quran



Selain memiliki nilai ibadah yang lebih tinggi di mata Allah SWT, menulis Al Quran dinilai mampu merangsang kecerdasan otak terlebih di kalangan anak-anak.

Karenanya, Ar-Rahman Qur’anic Learning Center (AQL) sebagai lembaga yang concern dengan penulisan Alquran memiliki program untuk membimbing penulisan Alquran sehingga mampu merangsang dan mencerdaskan otak.

"Jika umat Islam paham dan mampu menulis Alquran dengan fasih tentu ribuan khasanah klasik Islam juga akan mudah dipahami dan ditelusuri isinya," ujar pimpinan AQL, Ustaz Bachtiar Nasir di Jakarta, Sabtu (14/7).

Bachtiar yang juga pendiri Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), ini menambahkan, latar belakang adanya program 'ImanQu' ialah mencontoh perilaku sahabat Nabi Muhammad SAW yang sangat concern tidak hanya menghafal tetapi juga menuliskan Alquran sampai khatam (tamat).

Bachtiar mengaku khawatir dengan adanya sekulerisasi dan latenisasi yang menyebabkan banyak umat Islam tidak paham Alquran dan bahasa Arab.

"Sejak (tahun) 2006, disimpulkan saat ini dari mayoritas muslim terbesar Indonesia hanya sekitar dua persen saja umat yang benar-benar mampu membaca Alquran," sesalnya.

Ustaz Bachtiar pun berharap, AQLIC akan menjadi Islamic Center terbaik di Indonesia menuju dunia dengan mengembangkan lima pilar peradaban yakni ibadah, iptek, sosbud, kesehatan dan kemanusiaan, ekonomi dan kewirausahaan.
"Hal ini diaplikasikan dalam berbagai program dan kelas tadabbur, Islamic studies dan berbagai kegiatan di unit yang bergerak dalam bidang pendidikan dakwah, pendidikan, sosial, kaderisasi dan juga ekonomi kewirausahaan," urainya.
Read more »

22 Oktober 2012

6 Cara Efektif Agar Tak Ketagihan pada Facebook

Apabila Anda merasa telah memiliki tanda-tanda ketagihan Facebook, biasanya kehidupan pribadi dan pekerjaan Anda di dunia nyata menjadi terganggu. Untuk mengatasi hal tersebut, sebaiknya Anda menyimak enam cara efektif untuk membunuh ketagihan Anda pada Facebook seperti yang dilansir dari Mashable (12/06) berikut ini.

Tujuan
Tanyakan pada diri sendiri, apa tujuan Anda ketika mengakses Facebook? Apabila Anda mampu memberikan jawaban yang positif, seperti mempromosikan bisnis, maka Anda tetap bisa melanjutkan aktivitas ini. Akan tetapi jika jawabannya hanya sekadar ingin bermain-main atau 'melirik' timeline teman, sudah saatnya Anda menemukan alasan lain yang lebih bermanfaat atau langsung meninggalkan Facebook.

Jadwal 
Layaknya jadwal makan, Anda mungkin bisa memberi jatah khusus saat membuka Facebook sehingga tidak mengganggu kegiatan lain Anda di dunia nyata.

Motivasi
Ubah sifat Facebook yang cenderung membuat Anda lalai dalam melakukan aktivitas di dunia nyata menjadi sebuah motivasi positif dengan cara meminta tolong pada teman-teman Anda untuk selalu memberi semangat dan mengingatkan Anda akan hal-hal yang harus Anda lakukan.

Penghargaan
Jadikan Facebook sebagai sebuah penghargaan ketika Anda berhasil menyelesaikan pekerjaan. Hal ini akan membuat pekerjaan Anda cepat selesai dan mengakses Facebook secukupnya.

Berbagi
Anda pun bisa membagi hasil pekerjaan Anda dengan teman di Facebook dan meminta pendapat dari mereka. Dengan menerima timbal balik, Anda bisa bekerja dengan lebih fokus dan mengurangi waktu untuk bermain-main di Facebook saja.

Mematikan komputer
Cara terakhir adalah dengan benar-benar mematikan komputer, berjalan keluar rumah, menemukan aktivitas yang lebih menyenangkan dan berinteraksi dengan teman-teman Anda di dunia nyata.

Segera lakukan langkah tersebut di atas sebelum ketagihan Facebook menghancurkan kehidupan pribadi dan karir Anda di dunia nyata.

Read more »

26 September 2012

Konsentrasi Belajar Yuk!

Dalam menghadapi ujian, banyak dari kita yang butuh konsentrasi ekstra dalam belajar. Pastinya kita nggak mau gagal dalam ujian nanti.

Di bawah ini ada beberapa tips untuk dapat berkonsentrasi dalam kegiatan belajar. Mudah-mudahan dengan mengikuti tips-tips berikut, belajar kamu jadi lebih sukses lagi.

1. Jangan biarkan gangguan itu datang Biasanya ketika kita belajar, pasti akan datang yang namanya gangguan.
Gangguan ini bentuknya bisa macam-macam. Mulai dari televisi, telepon hingga nyamuk yang menyerang. Kalau sudah diganggu, biasanya konsentrasi belajar jadi buyar. Untuk menghindari itu semua, kondisikan situasi di sekitar kamu supaya gangguan-gangguan tadi bisa dihindari. Misalnya, matikan ponsel.

2. Siapkan catatan kecil Jangan pernah meremehkan kekuatan dari sebuah catatan. Selalu siapkan beberapa lembar kertas berukuran kecil. Catat hal-hal yang penting untuk diingat.

3. Buat target yang hendak dicapai, Belajarlah dengan target. 
Tetapkanlah berapa jumlah halaman yang akan dibaca. Juga tetapkan berapa lama kamu akan belajar saat itu.

4. Siapkan penghargaan untuk dirimu Setelah serius belajar, kamu butuh menyenangkan diri sendiri. Tetapkanlah satu imbalan untuk diri kamu sendiri. Misalnya, kalau kamu bisa mencapai target belajar kamu hari itu, kamu akan makan ice cream rasa coklat.

5.Belajar nggak akan membuat temanmu hilang Jangan pernah merasa kamu akan kehilangan teman-temanmu karena kamu serius belajar. Teman-teman kamu nggak bakalan ninggalin kamu. Kalau mereka ninggalin kamu, berarti mereka bukan teman yang baik

Mudah-mudahan tips-tips tadi berguna buat kamu semua dalam ngadepin ujian di sekolah atau kampus kamu. Ciao

Sumber : 
Read more »

17 September 2012

4 Kiat Sukses Beradaptasi di Lingkungan Baru

 

Manusia sebagai makhluk sosial tidak akan pernah terlepas dari manusia lainnya. Orang-orang di sekitar kita memberi andil yang cukup besar untuk karakter kita.
Seiring dengan berjalannya waktu kita dipertemukan dengan lingkungan-lingkungan yang baru dan sering kita dituntut untuk cepat beradaptasi, saat bersama teman-teman SMA, kuliah maupun di lingkungan kerja kita memerlukan kemampuan adaptasi yang baik agar dapat diterima dengan baik di lingkungan baru kita.
Namun tidak semua orang dapat dengan mudah berbaur di lingkungan barunya. Anda dapat mencontek tips berikut agar dapat dengan mudah diterima di lingkungan baru kita.
  1. Senyum
    Indonesia terkenal dengan keramah-tamahannya, maka siapkanlah senyum terbaik Anda saat berada di lingkungan baru. Cobalah untuk seramah mungkin dan terbuka terhadap setiap orang, dengan bersikap terbuka, Anda akan mendapat kesempatan lebih besar diterima dalam lingkungan baru.
    Jangan lupa selalu bersikap rendah hati dan dan menghormati kebiasaan yang ada di tempat baru Anda.
  2. Menjadi pendengar yang baik
    Setiap orang selalu senang untuk didengarkan, mereka akan merasa dihargai saat didengarkan. Buatlah komunikasi dua arah yang tidak terlalu mendominasi, biarkan mereka berbicara dan dengarkanlah secara seksama apa yang tersirat dari obrolan yang ada dan jangan sungkan untuk bertanya apabila Anda merasa kebingungan.
    Bila Anda mengetahui dan menguasai suatu informasi yang berkaitan, tidak ada salahnya untuk memberikan pendapat Anda agar mendapatkan chemistry di antara hubungan.
  3. Berikan saran sebagai solusi
    Sadarilah dan peka terhadap masalah-masalah yang ada di lingkungan baru Anda, saat Anda melihat orang lain membutuhkan bantuan, segeralah memberikan bantuan dengan tulus hati. Berilah perhatian dengan menanyakan keadaannya.
    Dengan ketulusan yang datang dari hati Anda, maka Anda akan memiliki citra diri yang positif dan sangat membantu dalam komunikasi anda dan orang-orang sekitarnya.
  4. Mengamati
    Masing-masing orang memiliki karakter mereka sendiri, keunikan kararakter pada masing masing orang menuntut kita untuk dapat saling memahami.
    Dengan memahami masing-masing karakter yang ada, Anda dapat memutuskan apa yang harus Anda lakukan terhadap masing-masing karakter yang berbeda tersebut.
    Dengan memahami setiap karakter, Anda dapat lebih baik dalam berkomunikasi dan memunculkan saling keterbukaan.
Read more »

24 Agustus 2012

Tips Sukses Kerja Sambil Kuliah

 
Bayangkan Anda harus menyelesaikan setumpuk pekerjaan, ditambah mengerjakan seabreg tugas  kuliah, memang bisa jadi satu alasan yang membuat Anda berpikir 2 kali untuk kuliah. Boro-boro berpikir untuk menambah gelar di belakang nama, untuk mengasah keterampilan lewat kursus atau training saja belum tentu sempat. Apalagi jika status Anda sudah menikah dan memiliki anak! Menurut Rhenald Kasali, Ketua Program Magister Manajemen FEUI, cemas tidak bisa membagi waktu antara kerja dan kuliah, plus keluarga, bukanlah masalah yang tidak bisa dicari solusinya. “Keuntungan melanjutkan kuliah ke jenjang lebih tinggi adalah investasi jangka panjang untuk karir Anda. Memang stress bisa muncul saat menjalaninya. Tapi, dengan disiplin diri dan kecermatan membagi waktu, Anda pasti bisa melewatinya dengan baik, “ tegasnya. Berikut ini tips agar Anda sukses bekerja sambil kuliah:

1. Kesiapan Diri. 
Cobalah bertanya pada diri sendiri, apakah Anda memiliki keinginan untuk menjawab kebutuhan masa depan. Jika Anda yakin, go for it!

2. Cari Dukungan Lingkungan. 
Poin ini sangat penting dalam membantu Anda ketika kuliah. Dukungan lingkungan di sini adalah dari lingkungan kerja Anda. Sampaikan rencana Anda secara terbuka pada atasan Anda. Selain bisa mendapat dukungan moril, beberapa perusahaan juga ada yang memberikan dukungan financial. Tentunya, ada upaya take and give. Misalnya, perusahaan akan sangat diuntungkan bila karyawan memiliki kemampuan lebih, memiliki pengetahuan unggul. Secara tidak langsung, hal ini dapat memajukan perusahaan. Lantas bagaimana dengan orang tua, suami/istri atau anak? Asal tahu saja, pengertian dan dukungan keluarga sangat membantu Anda untuk menyelesaikan kuliah.

3. Dukungan Finansial. 
Yang harus dipenuhi bukan hanya biaya pendidikan, tapi juga biaya lain, seperti buku, jurnal, bacaan pendukung, peralatan kuliah, laptop, kalkulator. Jangan sampai kuliah putus di tengah jalan gara-gara anggaran tak mencukupi. Ukur dulu kemampuan, tapi jangan pernah merasa rugi. Investasi ini yang pasti akan kembali.

4. Siap Belajar. 
Ketika kembali kuliah, persiapkan diri untuk kembali belajar dan membuat tugas. Misalnya, bila ingin memilih bidang bisnis, tambahlah pengetahuan Anda tentang bisnis dan ilmu-ilmu yang berkaitan dengan bisnis sedini mungkin. Jangan menunggu sampai Anda masuk kuliah.

5. Siapkan Mental. 
Pekerjaan dan kuliah sama-sama menguras waktu, tenaga, dan pikiran. Apabila persiapan mental kurang, putus kuliah di tengah jalan sangat mungkin terjadi. Mulailah pula belajar untuk terbuka terhadap argumentasi orang lain, bersaing secara sehat, serta berbagi dan bekerja sama.

6.  Bijak Membagi Waktu. 
Anda perlu membuat rencana 2 atau 3 langkah ke depan. Artinya, bila ada waktu, mulailah mencicil tugas-tugas Anda sebelum ‘jatuh tempo’. Sehingga bila di tengah jalan menghadapi halangan (karena ada tugas luar kota yang tak dapat ditinggalkan, atau ada keluarga yang sakit), tetap dapat menyelesaikan tugas dengan baik dan tepat waktu. Bila Anda bisa membaca buku dalam perjalanan ke kantor atau mengerjakan latihan atau kuis sewaktu makan siang, lakukanlah, atau Anda mencari waktu untuk belajar, saat anak-anak menonton tv. Hari-hari libur juga dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan tugas, tentunya setelah anak-anak mendapatkan perhatian.  Prinsipnya, gunakan waktu seefektif mungkin dan minta pengertian pada keluarga Anda.

6. Refreshing. 
Waktu libur pun sebaiknya dipikirkan dengan baik, Meski hari-hari Anda dipadati oleh jadwal kuliah dan aktivitas kantor, sebisa mungkin, jangan abaikan waktu untuk berisitirahat atau memanjakan diri Anda. Hal ini cukup efektif untuk meng-charge motivasi dan semangat Anda.

Sumber :
http://tipsanda.com/2011/11/26/tip-sukses-kerja-sambil-kuliah
Read more »

Ingin Punya Anak Jenius?

 
Bagaimana rasanya punya anak yang nilai ulangannya A di semua mata pelajaran, selalu jadi juara kelas, menguasai 5 bahasa, menang olimpiade matematika di luar negeri dan jadi pianis cilik ternama.
Sering kita dengar berita-berita tersebut dari cerita tetangga, baca koran, lihat di TV atau dari milist yang ikutin sehari-hari dan kita jadi sangat kagum dibuatnya, hingga timbul pertanyaan “makannya apa sih?” atau “belajarnya gimana?” dan berbagai pertanyaan lainnya…, tapi seringkali kita berhenti sampai disitu. Dan selanjutnya kita beraktifitas seperti biasa menganggap rutinitas yang kita jalani sudah yang paling benar, wupps, hati-hati loh karena:

Fakta 1: hampir semua orang tua ingin punya anak yang pintar, cerdas apalagi jenius
Fakta 2: sebagian besar orang menganggap bahwa anak pintar, cerdas dan jenius adalah keturunan
Fakta 3: keturunan memang menentukan, tapi hanya sebagian kecil, sebagaian besarnya ditentukan oleh lingkungan dan pendidikan
Fakta 4: pendidikan yang diberikan pada usia dini 0-5 thn (masa Golden Age) sangat menentukan untuk  perkembangan otak, kepribadian dan kebiasaan anak, hal ini sering disebut juga sebagai stimulasi dini
NAH LOH…!!!
jadi, sudahkah kita memberikan lingkungan dan pendidikan yang tepat untuk anak kita? dan sejak usia dini?, karena layaknya pohon yang rindang, teduh serta berbuah banyak dan manis-manis akan bisa kita dapatkan bila sejak bibit rajin kita siram, pupuk dengan kasih sayang.
Jadi, kalo pengin anak cerdas, pintar dan jenius…jawabannya adalah sudahkah bayi kita cerdas, pintar dan jenius?

Beberapa Ciri Anak Jenius menurut Joseph Renzulli (1986) dalam blog e-psikologi , anak yang jenius itu memiliki ciri-ciri mental sebagai berikut:
  1. Punya kemampuan yang luar biasa (above-average) dalam bentuk kelebihan di bidang tertentu atau di bidang umum
  2. Punya kemampuan yang bagus dalam menangani suatu tugas dengan komitmen dan motivasi yang luar biasa
  3. Punya kreativitas yang luar biasa hebatnya 
Selain punya ciri-ciri mental di atas, hasil study Dr. Linda Silverman (1997-2007) dalam blog e-psikologi, direktur Gifted Development Center, Canada, mengungkapkan ciri-ciri lain, seperti  di bawah ini:
  • Punya kemampuan bernalar yang bagus
  • Bisa belajar dengan cepat
  • Punya perbendaharan kata yang luas
  • Punya kemampuan mengingat yang bagus
  • Bisa konsentrasi lama pada hal-hal yang menarik bagi dirinya
  • Sensitif perasaannya dan mudah merasa “tertusuk”
  • Cepat menunjukkan rasa peduli
  • Perfeksionis
  • Intensif
  • Punya kepekaan moral
  • Punya rasa ingin tahu yang tinggi
  • Punya minat yang kuat
  • Punya stamina yang bagus
  • Lebih suka bergaul dengan yang lebih tua / dewasa
  • Punya banyak minat di beberapa hal
  • Lucu dan “gemesin”
  • Suka membaca
  • Perhatian terhadap rasa keadilan dan fairness
  • Bisa mengambil keputusan dengan matang untuk anak yang seusianya
  • Suka mengamati
  • Gemar berimajinasi
  • Punya banyak  akal
  • Cenderung suka mempertanyakan otoritas
  • Punya kecakapan dalam hitung-menghitung
  • Bagus dalam permainan jigsaw puzzles atau yang semisalnya
Bagi kita yang melihat anaknya menampilkan sebagian atau keseluruhan ciri-ciri atas, perlu kita baca sebagai petunjuk untuk mengungkap atau perlu kita syukuri dengan memfasilitasinya, bukan memupuskannya.  Kata Buckminster Fuller, yang paling sering memupuskan kejeniusan anak-anak adalah orang dewasa di sekitarnya. Banyak orangtua yang malah bingung melihat anaknya yang sensitif dengan otoritas, misalnya protes terhadap keadilan atau perlakuan yang fair. Padahal, itu bisa kita baca sebagai petunjuk jangan-jangan kita dikasih rejeki anak yang hebat melebihi kita. Siapa tahu ‘kan? Sebab, jika melihat fakta di lapangan, seringkali anak jenius itu dilahirkan Tuhan dengan sebab-sebab yang sangat tersembunyi. Ada yang lahir dari keluarga gedongan, tapi ada juga yang lahir di rumah kontrakan. Ada yang lahir dari orangtua terdidik, tapi ada yang  tidak. Dan seterusnya dan seterusnya.

Oleh karena itu jika kita mempunyai putra yang mempunyai ciri tersebut diatas, maka yang wajib kita lakukan adalah
  1. Mengarahkan bukan mengatur
  2. Membimbing bukan mendikte
  3. Beri kesempatan berkreatifitas bukan mematikan kreatifitas
  4. Memfasilitasi kebutuhannya bukannya melarang dan menakutinya
  5. Beri kesempatan berbicara bukan membatasinya
itulah kewajiban kita sebagai orang tua atau guru jika memiliki anak/murid yang mempunyai seperti di atas.
Sumber :
http://bayipintar.wordpress.com/
Read more »

Jangan Lewatkan "Usia Emas"

Rasulullah SAW bersabda: “Belajar di waktu kecil ibarat mengukir di atas batu”, akan terus berbekas sampai dewasa nanti. Usia dini (di bawah 6 tahun) merupakan masa-masa emas (golden age). Pada masa ini terjadi perkembangan syaraf otak yang luar biasa. Anak akan mudah sekali menerima informasi dan menyerap fakta yang diinderanya. Dengan begitu jangan pernah melewatkan masa-masa emas ini karena tidak akan pernah kembali. Ajarkan Islam pada mereka, tentu dengan cara dan bahasa yang yang tepat sesuai dengan tahap perkembangannya. Bacaan-bacaan shalat yang masih kita hafal sampai sekarang bukankah juga yang diajarkan dan dihafalkan waktu kecil?

Biasakanlah mengucapkan kalimat-kalimat thoyibbah seperti Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar saat kita dan anak-anak melihat keindahan ciptaanNya dan mensyukuri semua nikmatNya. Bacakan buku-buku cerita tentang Rasulullah, agar anak mengenal nabinya sekaligus menjadikannya sebagai idola. Membacakan buku cerita disamping akan mendekatkan kita dengan si kecil juga akan sangat membantu mengasah perkembangan bahasanya. Gunakan kesukaan anak melakukan eksplorasi di usia ini dengan memberikan stimulasi sebanyak-banyaknya dengan tetap memperhatikan kemampuan anak.

Untuk menanamkan rasa kepeduliannya terhadap orang lain, ajaklah anak untuk beramal, misalnya dengan memberikan sedekah kepada peminta-minta atau biarkan anak yang memasukkan uang di kotak infak ketika mengikuti kajian-kajian keIslaman. Ajaklah anak berdiri disamping kita setiap akan melakukan shalat lima waktu. Pakaikan mukena atau sarung kecil yang nyaman, biar anak juga tahu bahwa aurat harus ditutup ketika melakukan shalat. Biarkan dia mengerakkan badan sebisanya, dan sangat mungkin belum sampai salam si kecil sudah berlari.

Dengarkan ayat-ayat Al-Qur’an sesering mungkin. Ajaklah dia duduk disamping kita saat membaca Al-Qur’an. Jangan kaget, kalau tiba-tiba si kecil lancar membaca salah satu Surat yang pernah dia dengar, walau mungkin mahrojnya belum sempurna. Biasakan mengucapkan doa sebelum dan sesudah makan, sebelum dan setelah bangun tidur, dan juga doa-doa lain yang biasa kita ucapkan. Sering-seringlah diajak ke tempat-tempat pengajian agar anak terbiasa dalam majlis-majlis ilmu. Dan jangan lupa, untuk anak perempuan biasakan menutup aurat dengan busana muslimah yang mungil. Pilihlah bahan yang enak dipakai agar anak merasa nyaman. Semoga anak-anak kita menjadi cahaya mata yang menyejukkan… 
 
Sumber :
http://www.al-khilafah.org/2011/07/jangan-lewatkan-usia-emas.html 
Read more »

Tips Memberi Stimulasi Anak di Masa Golden Age

 
Masa emas (Golden Age) adalah masa-masa dimana kemampuan otak anak untuk menyerap informasi sangat tinggi. Apapun informasi yang diberikan akan berdampak bagi si anak di kemuadian hari. Walaupun beberapa pakar menyebutkan sedikit perbedaan tentang rentang waktu masa golden age, yaitu 0-2 th, 0-3 th, 0-5 th atau 0-8 th, namun semuanya sepakat bahwa awal-awal tahun pertama kehidupan anak adalah masa-masa emas mereka. Oleh karena itu masa Golden Age sering pula dikenal dengan “masa-masa penting anak yang tidak bisa diulang”. Di masa-masa inilah, peran orang tua dituntut untuk bisa mendidik dan mengoptimalkan kecerdasan anak baik secara intelektual, emosional dan spriritual. Berikut ini adalah tips dalam memberikan stimulasi/rangsangan anak pada masa golden age guna mengoptimalkan kecerdasan mereka:

1. Stimulasi yang Anda berikan bisa berupa pengalaman di alam terbuka.  
Untuk anak-anak pengamatan mereka akan alam sangat detil. Anak-anak biasanya akan belajar banyak dengan hanya mengamati. Orang tua bisa bercerita tetang alam dan binatang. Jawablah pertanyaan anak dengan bahasa mereka yang sederhana. Dan lebih banyak ajukan pertanyaan untuk menggugah rasa ingin tahu anak.

2. Anak juga belajar dengan mengamati dan meniru Anda. 
 Maka sebagai orang tua Anda bisa menstimulasi mereka dengan menjadi teladan anak. Kalau Anda senang membaca, kemungkinan besar anak pun akan demikian.

3. Jangan berikan target, tetapi hargailah anak atas usahanya.  
Kalau anak diberi standar-standar harus bisa membaca pada usia sekian, anak harus pandai membaca, mkaa anak akan mati-matian menyenangkan orang tuanya walaupun hati mereka tidak bahagia.

4. Pujilah mereka atas usahanya.  
Berikan mereka reward atas usaha yang telah mereka berikan dengan hal yang bermanfaat, misalnya dengan mengajak mereka jalan-jalan ke toko buku, taman pintar, water boom dan lain-lain.

5. Berikan mainan yang bermanfaat bagi perkembangan keterampilan anak seusia mereka.  
Berilah mereka kasih sayang dan rasa aman sehingga mereka pun akan sanggup memberi kasih sayang pada sesamanya. Di masa golden age, jika peran orang tua membahagiakan dalam kehidupan mereka, memori ini akan terkenang selamanya dan membawa pengaruh positif di kehidupan dewasa mereka kelak.

Sumber :
http://tipsanda.com/2009/02/07/tips-memberi-stimulasi-anak-di-masa-golden-age/

Read more »

22 Agustus 2012

Tips Terbaik Mendidik Anak Mahir Berbahasa Asing

Di jaman yang makin berkembang ini, bahasa inggris sudah merupakan salah satu bahasa wajib yang harus dikuasai oleh siapapun -walaupun penguasaan lebih dari satu bahasa asing tentunya akan lebih baik, seperti bahasa prancis, jepang dan mandarin. Banyak orang tua yang kurang memperdulikan kemampuan berbahasa inggris anak mereka, sehingga sang anak sering mengalami kesulitan dalam berkomunikasi menggunakan bahasa asing tersebut. Cobalah untuk memulainya sejak dini, karena anak sejak kecil memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap hal-hal baru. Namun, bila ternyata sudah terlambat, anak Anda sudah masuk usia remaja, jangan khawatir, peran Anda sebagai orang tua mereka masih dibutuhkan untuk membantu mereka memperlancar kemampuan berbahasa inggris. Selain itu, mendaftarkan anak ke tempat kursus bahasa inggris yang tepat dan berkompeten juga sangat berpengarus bagi kemahiran anak Anda lebih cepat belajar. 
Berikut ini adalah Tips Terbaik Mendidik Anak Berbahasa Asing :

1. Jangan Mengandalkan Kurikulum Sekolah. 
Setiap sekolah mengajarkan mata pelajaran bahasa inggris bagi murid-muridnya.Bahkan kini, sejak sekolah dasar, para murid sudah mendapatkan pelajaran ini. Namun, jangan menyerahkan semuanya pada guru sekolah. Mata pelajaran bahasa inggris di sekolah biasanya mengajarkan hal-hal dasar, dan kurang pelajaran praktik. Mengikutkan anak Anda pada kursus bahasa inggris akan mendidik mereka untuk lebih detil lagi tentang bahasa ini, tak hanya percakapan, namun juga menambah vocabulary mereka.
 
2. Pilihlah Guru Yang Terbaik. 
Banyak guru bahasa inggris menawarkan jasa melatih bahasa inggris, baik untuk anak maupun dewasa. Namun bila ingin mendapatkan hasil yang terbaik untuk Anda, pilih guru bahasa inggris yang terbaik pula. Akan lebih baik lagi apabila, pengajarnya adalah pengajar asing (native speaker), hal ini akan membiasakan mereka berkomunikasi dengan orang luar negeri dengan logat asli mereka.

3. Buat Belajar Lebih Menyenangkan. 
Anak yang sudah beranjak dewasa biasanya mudah bosan dalam mempelajari hal baru, termasuk bwlajar bahasa keduanya. Jadi, Anda harus bisa membuat suasana belajar tersebut menjadi lebih menyenangkan. Kini, banyak lembaga bahasa inggris yang menawarkan berbagai program menarik bagi calon siswa siswinya. Salah satu sekolah Bahasa Inggris terbaik di dunia yang hadir di Indonesia adalah Wall Street Institute.

4. Bantu Di Rumah. 
Bila Anda ingin keluarga Anda lancar berbahasa inggris, maka biasakanlah bercakap-cakap dengan keluarga Anda di rumah menggunakan bahasa ini sebagai selingan. Tak perlu mengubah bahasa sehari-hari Anda, namun cukup beberapa ungkapan-ungkapan atau kalimat-kalimat dalam bahasa inggris yang menurut Anda menarik perhatian mereka. Dengan begitu mereka akan mendengarkan lebih cermat dan memahami artinya, sehingga terbiasa menggunakannya di kemudian hari.

5. Jangan Lupa Akar.  
Kebanyakan remaja yang telah mahir berbahasa inggris sering melupakan bahasa asal mereka-dalam hal ini bahasa Indonesia. Ini adalah kesalahan kebanyakan orang tua. Anda sebagai orang tua wajib mengingatkan anak Anda bahwa Anda tidak boleh meninggalkan bahasa negara mereka. Jika anak Anda telah mahis berbahasa inggris, kebiasaan mendidik mereka berbahas inggris di rumah harus dihilangkan, dan gantilah dengan komunikasi dengan bahasa Indonesia. Lalu, perhatikan bacaan yang mereka baca, seperti majalah atau koran. 

Sumber :
http://tipsanda.com/2009/06/21/tips-terbaik-mendidik-anak-mahir-berbahasa-asing/


Read more »

Tips Cerdas Mengajarkan Anak Dua Bahasa

 
Umur berapa sebaiknya mulai mengajarkan bahasa inggris kepada anak? Apabila ada 2 bahasa yang diajarkan, apakah dapat menghambat perkembangan bicaranya? Beberapa pertanyaan tersebut seringkali muncul dari orang tua yang berkeinginan (membekali) anaknya dapat lebih dini mengenal bahasa Inggris.
Perangsangan bahasa inggris atau bahasa asing lainnya dapat dilakukan sejak dini. Karena dalam 3 tahun pertama kehidupan manusia merupakan masa penyerapan terbesar terhadap stimulasi apapun. Jadi, tidak ada batasan umur untuk mengenalkan bahasa asing kepada anak. 
Agar keterampilan anak berbahasa asing lancar, berikut ini diuraikan beberapa tips mengenai hal tersebut:

1. Ciptakan suasana yang menyenangkan dan bebas dari paksaan agar memudahkan anak menguasai bahasa asing.

2. Penguasaan bahasa apapun akan optimal jika bahasa tersebut dipergunakan sehari-hari. Seorang anak akan menyerap kemampuan berbahasa asing jika banyak berlatih.

3. Jika putra-putri Anda sehari-hari diasuh oleh neneknya atau pengasuh yang berbahasa Indonesia, tidak akan menjadi halangan, asalkan ketika berjumpa dengan Anda dan pasangan, Anda berdua konsisten berkomunikasi dalam bahasa inggris bersama si kecil. Hal ini tentunya akan menguntungkan, karena putra Anda akan memperoleh perangsangan 2 bahasa sekaligus.

4. Tahap selanjutnya adalah memasukkan/mengikutkan si kecil pada kursus pelatihan bahasa untuk usia dini. Usahakan untuk memilih pengajar yang berasal dari luar negeri (native speaker). Hal ini akan turut melatih keberanian si kecil, untuk berbicara atau setidaknya memulai pembicaraan dengan orang asing. Karena dalam berlatih bahasa asing, benar atau salah adalah nomor dua, yang pertama adalah keberanian untuk salah.

Sumber :
http://tipsanda.com/2008/12/30/tips-cerdas-mengajarkan-anak-dua-bahasa/

Read more »

20 Agustus 2012

Cara Membangun Komunikasi Yang Baik Dengan Anak


Anak-anak membutuhkan figur dalam masa pertumbuhan mereka. Maka dari itu, orangtua haruslah bertindak sebagai cermin bagi anak-anak.Dan komunikasi yang baik akan menjadi perantara serta menjembatani kepentingan dan kemauan diantara keduanya.
Komunikasi adalah cara untuk membangun ikatan yang kuat dengan orang-orang di sekitar kita, termasuk anak- anak kita. Dengan adanya komunikasi, kita juga bisa belajar memahami apa yang mereka perlukan dan atau inginkan.
Komunikasi bisa disampaikan secara verbal dan non-verbal. Komunikasi non-verbal bisa mencakup semua jenis ekspresi emosional, tindakan, bahasa tubuh, dan kata-kata yang berarti. Dengan membentuk komunikasi yang baik, diharapkan mereka juga akhirnya dapat mengungkapkan pikiran dengan cara yang lebih baik.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk berkomunikasi dengan baik dengan anak-anak kita.

1. Kasih sayang dan perhatian.
Sebagai orang tua, kita harus memprioritaskan bahwa kebutuhan anak atas perhatian dan kasih sayang, adalah modal utama untuk "kesehatan" jiwa mereka dalam pertumbuhannya. Dan sebaliknya, jika kita mengabaikan hal tersebut, maka hal ini akan sangat memicu kebencian dalam hati si anak, sehingga mereka tidak akan membuka diri untuk berkomunikasi.

2. Meluangkan waktu untuk anak
Anak- anak sangat suka bermain. Mereka juga banyak belajar lewat berbagai permainan tersebut. maka tak ada salahnya bagi orang tua untuk bermain di lantai dengan anak-anak setidaknya selama 20 menit. Dengan banyak meluangkan waktu bersama mereka, paling tidak tiga kali sehari, akan membuatnya tertarik. Dan pada akhirnya mereka akan mulai membuka diri untuk berkomunikasi.

3. Menjadi pendengar yang baik.Terkadang kita sebagai orang tua, kita merasa lebih banyak tahu tentang berbagi hal dari pada anak- anak kita. Selanjutnya, secara tidak sadar orang tua lalu memaksakan diri untuk memberi nasehat tentang ini dan itu. Padahal, anak-anak punya banyak hal untuk dibicarakan. Dan sebenarnya yang mereka inginkan adalah seorang pendengar yang menarik sehingga mereka dapat mencurahkan semua hal dalam hati kecil mereka.Dan jika akhirnya orang tua memang harus memberikan nasehat, maka orang tua harus memilih waktu yang tepat untuk menyampaikannya, tentu saja setelah melalui proses banyak mendengar tentang apa yang dirasakan oleh putra- putri mereka tersebut.

Komunikasi seperti ini sangatlah penting, karena kedekatan antara orang tua bisa dimulai dari sini.

4. Melibatkan diri dengan anak- anak. Memanglah tanggung jawab menjadi orang tua tidaklah ringan. Terkadang hal tersebut sudah sangat menyita waktu serta pikiran kita. Namun sebagai orang tua, kita tidak boleh mengabaikan kepentingan anak- anak kita, karena merekalah investasi sebenarnya bagi kita di masa depan. Menunjukkan kepada mereka bahwa kita terlibat dan tahu tentang dunianya, adalah langkah efektif untuk memulai komunikasi. Tentu saja, dalam melakukan hal tersebut, orang tua harus melihat dari perspektif seorang anak.

5. Dorong mereka untuk bicara
Setelah pendekatan untuk masuk ke dalam diri anak berhasil, selanjutnya doronglah mereka untuk bicara. Orang tua harus menghindari dalam buru- buru menunjukkan sifat dominan saat anak berbicara dengan anak- anak, karena hal tersebut bisa memutus akses untuk anak mau berbicara lebih banyak.
Orang tua bisa memulai dengan mengajukan pertanyaan sederhana yang akan dinikmati anak saat menjawab. Selain lewat verbal, orang tua juga dapat memberikan bantuan komunikasi melalui beberapa hal visual. tunjukkan gambar, atau video terkait dengan minat mereka seperti pada permainan, hewan, dan lain sebagainya.

6. Mendongeng atau berceritaAnak- anak sangat suka sekali dengan sebuah dongeng. Orang tua dapat m
embuka komunikasi dan kedekatan lewat pemberian sebuah cerita atau dongeng dengan banyak ekspresi yang memikat anak- anak.
 
7. Jaga ekspresiKetika memulai komunikasi denan anak, orang tua harus menghindari kesan serius menghindari kesan serius pada wajah dan pada nada suara. Mencoba untuk tetap tersenyum dan menunjukkan keceriaan akan membuat mereka lebih merasa nyaman. Jika orang tua mudah terlihat  marah dan kecewa, serta berkomunikasi dengan nada buruk atau terlihat saat berbicara, maka komunikasi non-verbal yaitu ekspresi wajah tersebut akan mengirimkan pesan negatif kepada anak.

8. Mereka adalah kita.
Terkadang ketika orang tua mengingat kembali masa-masa kecil mereka, termasuk juga hal- hal yang menyakiti atau membahagiakan, akan menjembatani kesenjangan komunikasi para orang tua dengan anak- anak mereka sekarang. Dengan melakukan hal tersebut, para orang tua bisa mendapat sebuah cara baru untuk bagaimana bersikap dan berkomunikasi yang tepat dengan anak- anak mereka.

Sumber :
http://www.voa-islam.com/muslimah/article/2012/07/02/19728/cara-membangun-komunikasi-yang-baik-dengan-anak/
Read more »

17 Agustus 2012

Tips Cara Belajar Efektif Menjelang Ujian

10 Cara Belajar Efektif Menjelang Ujian

TIPS BELEJAR EFEKTIF SAAT MENJELANG UJIAN

1. Pilih Waktu Belajar yang Tepat
Waktu belajar yang paling pas adalah pada saat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar yang sama. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.

2. Bangun Suasana Belajar Yang Nyaman
Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain.

3. Kembangkan Materi Yang Sudah di Pelajari
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis

4. Mencatat Pokok-Pokok Pelajaran
Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.

5. Membaca Adalah Kunci Belajar
Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.

6. Belajar Itu Memahami Bukan Sekedar Menghapal
Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.

7. Hapalkan Kata-Kata Kunci
Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.

8. Kembangkan Materi Yang Sudah di Pelajari
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.

9. Latih Sendiri Kemampuan Kita
Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru.

10. Sediakan Waktu Untuk Istirahat
Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.

Satu lagi, tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita untuk memahami materi pelajaran di sekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham. 
Read more »

16 Juli 2012

6 Hal Terlarang Diucapkan Pada Buah Hati

http://files.kisahkita.webnode.com/200000159-50c8351a4c/kasih-ibu-1.jpg
 
BERBICARA di depan buah hati jauh lebih sulit ketimbang di depan orang dewasa. Pasalnya, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak diungkap di hadapan mereka. Inilah beberapa daftar hal terlarang untuk diucapkan.

Banyak orang tua sering mengacuhkan aturan ketat dalam melontarkan pembicaraan di depan buah hatinya. Padahal, banyak kata-kata kasar dan tidak sepantasnya terlontar dalam pembicaraan tersebut yang kurang baik bagi perkembangan buah hati. Nah, sebelum terlambat, hindari yuk beberapa kalimat berikut saat menggulirkan perbincangan dengan buah hati Anda. Womansday membeberkannya beberapa diantaranya:


“Kamu sangat .... (hal yang negatif)”

Frustasi seorang anak karena prestasi yang kurang baik di beberapa pelajaran sebaiknya disikapi dengan bijak oleh orang tua. Meskipun kenyataannya anak Anda kurang rajin dan membuat nilai melorot namun tak lantas membuat Anda melayangkan kalimat “Kamu sangat malas”. Ingat, setiap komentar yang terlontar dari mulut Anda akan membuat mereka berkecil hati. Jadi, untuk memotivasinya tidak harus dengan melayangkan kalimat yang menyudutkan ataupun menjatuhkan. Katakan saja kalimat seperti “Jika kamu sudah menyelesaikan tugas dan membereskan kamar, maka barulah kamu boleh pergi bermain.”


“Apakah kamu masih membutuhkan cupcake berikutnya?”

Sebenarnya niat Anda baik yakni untuk menjaga kesehatan gizi anak Anda supaya tetap sehat. Tetapi dengan melayangkan pembicaraan yang negatif maka anak pun justru tersinggung dibuatnya. Jadi, jika Anda khawatir tentang apa yang anak Anda makan di rumah gunakanlah tindakan dan bukan menggulirkan kata-kata. Dengan cara tersebut, anak Anda pun jauh lebih menangkap pesan tersebut. Karenanya, jangan ada lagi bentakan ketika tangannya terus menerus menggasak toples berisi keripik kentang. Sebagai antisipasi, menyimpan makanan-makanan tersebut agar tak dijamahnya secara berlebihan menjadi sebuah solusi terbaik.


“Kamu selalu…. “ atau “ Kamu tidak pernah…”

Tak dapat disangkal bahwa kebiasaan buruk atau kecerobohan anak-anak setiap harinya memang selalu terjadi. Misalnya saja meludah sembarangan, atau lupa menempatkan kaus kaki di keranjang baju kotor dan sebagainya. Meski demikian keadaannya, Anda tetap harus berhati-hati dalam melayangkan kalimat kebencian atas kebiasaannya tersebut. Pasalnya anak-anak akan menjadi apa yang kita katakan kepada mereka. Sebaliknya, tanyakan saja kepada anak-anak bagaimana Anda bisa membantu mereka atau mengubah kebiasaan buruknya.

“Mengapa kamu tidak bisa seperti kakak atau adikmu?”

Membandingkan anak yang satu dengan saudara lainnya tentu sangatlah tidak bijak dan justru bakal menyulut persaingan panas di keluarga. Jadi, cobalah untuk selalu mendorong setiap anak Anda secara adil dalam hal apapun yang dijalaninya dan hindari selalu kalimat yang mengesankan perbandingan satu sama lain.


“Aku bilang tunggu sampai menit terakhir adalah sebuah kesalahan!”

Anak Anda mungkin sedang asyik bermain game dan enggan untuk beranjak sepanjang hari sementara pekerjaan rumah mereka menanti. Menghadapi hal tersebut, kalimat  larangan berulang kali yang dilayangkan tak memiliki efek apapun terhadap anak Anda. Saking kesalnya, Anda pun melintarkan kalimat, “ Aku kan sudah bilang…” dengan nada mendesak dan bukannya bertanya padanya apakah setelah bermain kalian akan meneruskan dengan waktu belajar. Atau bisa juga menunjukkan hal positif yang membuat mereka tergugah melakukannya.

“Kamu yang terbaik di sepak bola!”

Hal ini mungkin tampak positif saat didengar. Padahal justru pernyataan Anda tersebut malah merendahkan anak Anda. Ingat, pernyataan positif tidak berarti membatasi gerak anak Anda. Jadi, katakanlah padanya seberapa pintar dia ketika bermain di lapangan hijau. Dari waktu ke waktu justru dia akan makin termotivasi dan tertantang untuk mencoba hal baru. Pasalnya, ketika Anda mengatakan pujian secara berlebihan sementara dia merasa tidak mencapai prestasi itu, hal tersebut justru menjadi bumerang bagi Anda karena anak Anda pun bakal merasa frustasi dibuatnya.
Read more »

11 Juli 2012

Perbedaan Orang Sukses dan Orang Gagal

http://practisee.files.wordpress.com/2009/06/sukses-atau-gagal.jpg?w=400&h=336
"Orang yang sukses selalu kelebihan 1 cara, orang yang gagal selalu kelebihan 1 alasan."
 
Apa maknanya?

Dalam memperjuangkan apa yang kita impikan, perjalanan kadang tidak semulus seperti yang kita rencanakan. Tidak semudah seperti yang kita harapkan. Selalu saja ada hambatan, kesulitan, gangguan, kekeliruan, bahkan mungkin menemui kegagalan.


Apa bedanya, orang sukses dengan orang gagal dalam menghadapi kondisi demikian?
Bedanya pada cara masing-masing menyikapi aral yang ada di hadapannya. Bedanya, ada pada sikap mental mereka dalam melihat masalah tersebut. Bedanya, pada siapa yang bermental menang dan siapa yang bermental kalah. 

The looser atau orang gagal, jika dihantam kesulitan, mereka selalu bisa membuat 1001 alasan mengapa dia gagal. Dalih itu muncul silih berganti, seakan tiada habisnya! Dia selalu bisa menemukan alasan mengapa dia gagal. Dan hampir semuanya menunjuk dan menyalahkan pihak di luar dirinya. Itulah mental pecundang. Jelas, orang gagal selalu kelebihan satu alasan.

Sebaliknya,
the winner atau pemenang jika dihadapkan pada rintangan, halangan, kesulitan, bahkan kegagalan, akan melihat ke dalam terlebih dahulu, melakukan introspeksi diri. Dia akan mencari penyebabnya dari dalam, menilai, dan mencari kekurangan/kesalahan dari apa yang menjadi penyabab timbulnya masalah dan kegagalan.

Jika sebab ditemukan, dia akan mencari cara untuk memperbaikinya. Itulah sebabnya, orang sukses terus bertambah sukses. Memang, orang sukses selalu kelebihan 1 cara.


Seperti pepatah yang similar dalam bahasa inggris mengatakan "
The winner sees an answer for every problem. The looser sees the problem in every answer". Seorang pemenang selalu melihat sebuah jawaban di setiap masalah, sedangkan seorang pecundang melihat sebuah masalah di setiap jawaban.

Bagi saya, kesuksesan sejati adalah akumulasi dari kegagalan-kegagalan kecil yang mampu kita atasi. Sehingga halangan, kesulitan, kegagalan, justru merupakan sarana terbaik dalam melatih dan mematangkan mental kita.


Pastikan: kita selalu kelebihan 1 cara, bukan kelebihan 1 alasan.


Sumber : http://m.andriewongso.com/artikel/artikel_tetap/4567/Perbedaan_Orang_Sukses_dan_Orang_Gagal/ 
Read more »

7 Juli 2012

[Kisah Nyata] Jangan Menilai Seseorang dari Bajunya

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-QOUNEl18n_biQfF_FtMbCQug99k0oShaCXpDEnL1Oba4fwqcSQRzhTmIeCrUj8YkGixPSpZdfBe4JhCHeIcGlaYFRm6W67S7tfOvi3XkhTkn8sCLFnxumntvwRJYet1Q1n22R4MiGVg/s1600/Leland+Stanford.JPGSeorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api di Boston, dan berjalan dengan malu-malu menuju kantor Pimpinan Harvard University.

Mereka meminta janji. Sang sekretaris Universitas langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung, udik, sehingga tidak mungkin ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas berada di Cambridge.

“Kami ingin bertemu Pimpinan Harvard”, kata sang pria lembut. “Beliau hari ini sibuk,” sahut sang Sekretaris cepat. “Kami akan menunggu,” jawab sang wanita.

Selama 4 jam sekretaris itu mengabaikan mereka, dengan harapan bahwa pasangan tersebut akhirnya akan patah semangat dan pergi. Tetapi nyatanya tidak. Sang sekretaris mulai frustrasi, dan akhirnya memutuskan untuk melaporkan kepada sang pemimpinnya.

“Mungkin jika Anda menemui mereka selama beberapa menit, mereka akan pergi,” katanya pada sang Pimpinan Harvard. Sang pimpinan menghela nafas dengan geram dan mengangguk. Orang sepenting dia pasti tidak punya waktu untuk mereka. Dan ketika dia melihat dua orang yang mengenakan baju pudar dan pakaian usang di luar kantornya, rasa tidak senangnya sudah muncul.

Sang Pemimpin Harvard, dengan wajah galak menuju pasangan tersebut. Sang wanita berkata padanya, “Kami memiliki seorang putra yang kuliah tahun pertama di Harvard. dia sangat menyukai Harvard dan bahagia di sini. Tetapi setahun yang lalu, dia meninggal karena kecelakaan. Kami ingin mendirikan peringatan untuknya, di suatu tempat di kampus ini, bolehkan?” tanyanya, dengan mata yang menjeritkan harap.

Sang Pemimpin Harvard tidak tersentuh, wajahnya bahkan memerah. dia tampak terkejut. “Nyonya,” katanya dengan kasar, “Kita tidak bisa mendirikan tugu untuk setiap orang yang masuk Harvard dan meninggal. Kalau kita lakukan itu, tempat ini sudah akan seperti kuburan.”

“Oh, bukan,” Sang wanita menjelaskan dengan cepat, “Kami tidak ingin mendirikan tugu peringatan. Kami ingin memberikan sebuah gedung untuk Harvard.”

Sang Pemimpin Harvard memutar matanya. dia menatap sekilas pada baju pudar dan pakaian usang yang mereka kenakan dan berteriak, “Sebuah gedung?! Apakah kalian tahu berapa harga sebuah gedung?! Kami memiliki lebih dari 7,5 juta dolar hanya untuk bangunan fisik Harvard.”

Untuk beberapa saat sang wanita terdiam. Sang Pemimpin Harvard senang. Mungkin dia bisa terbebas dari mereka sekarang. Sang wanita menoleh pada suaminya dan berkata pelan, “Kalau hanya sebesar itu biaya untuk memulai sebuah universitas, mengapa tidak kita buat sendiri saja?” Suaminya mengangguk. Wajah sang Pemimpin Harvard menampakkan kebingungan.

Mr. dan Mrs. Leland Stanford bangkit dan berjalan pergi, melakukan perjalanan ke Palo Alto, California, di sana mereka mendirikan sebuah Universitas yang menyandang nama mereka, sebuah peringatan untuk seorang anak yang tidak lagi diperdulikan oleh Harvard. Universitas tersebut adalah Stanford University, salah satu universitas favorit kelas atas di AS.

Kita, seperti pimpinan Harvard itu, kadang silau oleh baju, dan lalai. Padahal, baju hanya bungkus, apa yang disembunyikannya, kadang sangat tak ternilai. Jadi, janganlah kita selalu abaikan, karena baju-baju terkadang menipu.

Read more »